Rp410 Miliar Digelontorkan, Jalan-Jalan Jepara Ditarget Mulus Mulai September
- Vivajogja
VIVAJogja – JEPARA, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah.
Sejumlah proyek peningkatan jalan yang saat ini tengah berlangsung ditargetkan rampung pada September 2026, sehingga masyarakat dapat segera menikmati akses jalan yang lebih baik.
Beberapa ruas yang sedang dikerjakan di antaranya Jalan Bendanpete–Buaran, Jalan Nalumsari–Papringan, dan Jalan Daren–Batas Kudus.
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Jepara Witiarso Utomo saat meninjau progres pekerjaan di ruas Bendanpete–Buaran, Senin (6/7).
"Progres di ruas Buaran–Bendanpete ini dalam 10 hari ke depan ditargetkan sudah mencapai 50 persen. Mudah-mudahan seluruh pekerjaan berjalan lancar.
Rata-rata proyek peningkatan jalan yang sedang kita kerjakan dapat selesai pada September," ujar bupati yang akrab disapa Mas Wiwit.
Menurut Mas Wiwit, komitmen Pemkab Jepara dalam memperbaiki infrastruktur diwujudkan melalui alokasi anggaran yang besar.
Tahun ini, pembangunan jalan didukung APBD sebesar Rp210 miliar, pinjaman daerah Rp100 miliar, serta dana Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sebesar Rp100 miliar.
Ia menjelaskan, dana IJD akan dimanfaatkan untuk peningkatan jalan di sejumlah wilayah. Sebesar Rp55 miliar dialokasikan untuk Karimunjawa, sedangkan sisanya digunakan untuk pembangunan di Bangsri, Kedung, dan beberapa wilayah lainnya.
"Kami pastikan program IJD terealisasi tahun ini sebagai kelanjutan pembangunan jalan yang sudah berjalan," katanya.
Mas Wiwit menambahkan, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Jepara saat ini masih berada di kisaran 76 persen. Melalui proyek-proyek yang sedang berjalan, Pemkab menargetkan angka tersebut terus meningkat.
"Artinya masih ada sekitar 24 persen jalan yang belum mantap. Dengan intervensi pembangunan tahun ini, kami berharap tingkat kemantapan jalan bisa meningkat menjadi sekitar 77 hingga 78 persen," pungkasnya.