Jembatan Kewek Dibangun Ulang, Komisi V DPR RI Pastikan Progres Sesuai Target
- Istimewa
YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Pembangunan penggantian Jembatan Kewek di Kota Yogyakarta menjadi perhatian serius Komisi V DPR RI. Anggota Komisi V, Danang Wicaksana Sulistya, bersama Ketua Komisi C DPRD DIY, Nur Subiyantoro, meninjau langsung lokasi proyek pada Selasa (11/8/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus melihat pelaksanaan proyek yang memiliki peran vital sebagai penyangga kawasan Malioboro.
Kedatangan rombongan diterima jajaran Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah DIY dan Plt Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Parlinggoman Simanungkalit. Dalam kesempatan itu, Danang menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap program mitra kerja, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum. Ia menekankan bahwa pembangunan Jembatan Kewek bukanlah penghapusan, melainkan pembaruan dengan tetap mempertahankan karakter historis dan tradisional yang melekat pada jembatan tersebut.
Menurut Danang, desain jembatan baru telah mendapat persetujuan dari Sri Sultan Hamengku Buwono X sehingga sisi historis dan tradisional tetap terjaga. Ia menilai progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan berharap jembatan dapat difungsikan pada periode Natal dan Tahun Baru 2026. “Harapan kami, pekerjaan ini dilaksanakan sesuai kondisi dan spesifikasinya. Jembatan Kewek yang memiliki nilai historis tinggi bisa dibangun sesuai dengan karakter lama,” ujarnya.
Danang juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan ini. BBWS Serayu Opak turut berperan karena memiliki kewenangan terhadap Sungai Code yang berada di bawah jembatan. Penataan alur sungai dilakukan agar sesuai kebutuhan, sementara Pemerintah Kota Yogyakarta akan melanjutkan penataan ruang terbuka hijau di sekitar kawasan. Menurutnya, kolaborasi ini akan mempercantik kawasan Malioboro sekaligus mendukung slogan “Jogja Istimewa” dan “Yogyakarta Berhati Nyaman.”
Kepala Satker PJN Wilayah DIY, Tisara Sita, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Kewek telah memasuki tahapan penting. Pekerjaan pondasi selesai, second pile sudah terpasang, dan rencana erection girder ditargetkan pada akhir September. Ia berharap jembatan dapat difungsikan pada akhir tahun sehingga masyarakat bisa segera memanfaatkannya. Meski sempat terjadi kendala teknis berupa amblesnya tanah di salah satu bagian pekerjaan, kondisi tersebut telah ditangani dan dinyatakan aman.