BSSN : Skor Keamanan Siber DIY Tertinggi secara Nasional

Kunjungan Kepala BSSN ke DIY
Sumber :
  • Humas Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Saat menerima kunjungan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi beserta jajarannya pada Senin (30/06/2025) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan keinginannya untuk memperpanjang MoU antara Pemda DIY dengan BSSN terkait pengembangan keamanan siber.

img_title Sri Sultan Hamengku Buwono X Resmi Membuka FKY 2026, Sleman Jadi Panggung Utama Perayaan Budaya

“Soal keamanan siber, kita kan sudah ada MoU dengan BSSN sebelumnya, tapi mungkin (kesepakatannya) sudah lima tahun yang lalu. Jadi saya minta tadi untuk diperpanjang karena BSSN ini sekarang juga sudah punya lembaga pendidikan berupa Politeknik. Jadi kalau tidak tersosialisasikan tentu tidak akan banyak yang tahu,” ungkap Sri Sultan.

Sri Sultan mengatakan, pada perpanjangan MoU pengembangan keamanan siber di DIY, Pemda DIY juga berkeinginan diizinkan melakukan pengembangan keamanan dengan pendekatan budaya. Pada MoU tersebut Pemda DIY juga dapat diberi kewenangan untuk menyosialisasikan keberadaan Politeknik SIber dan Sandi Negara, serta program-program BSSN di daerah.

img_title DIY Dorong Akses Digital Terjangkau Lewat Kolaborasi Internasional

“Kami tentu harus pula mengenal terkait pengembangan keamanan siber. Dengan begitu kami memiliki kemampuan untuk melakukan antisipasi maupun penanganan ancaman siber di daerah kami,” ucap Sri Sultan.

Menanggapi hal tersebut Kepala BSSN, Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, kedatangannya kali ini bertemu Gubernur DIY, selain dalam rangka silahturahmi juga untuk membicarakan terkait keberadaan Museum Sandi yang ada di Kotabaru, Yogyakarta saat ini. Dalam kesempatan ini, pihaknya juga membicarakan terkait perkembangan keamanan siber dan sandi nasional yang saat ini tengah menghadapi banyak tantangan.

img_title DIY Jajaki Kerja Sama Peternakan dengan New Zealand Melalui Inseminasi Buatan

“Kami berterima kasih sudah difasilitasi tempat oleh Pemda DIY untuk Museum Sandi dari BSSN. Dan kami tentu sangat bangga prestasi Pemda DIY dari segi keamanan sibernya yang punya indeks dengan termasuk skor tertinggi secara nasional, termasuk skor keamanan informasinya juga. Hal ini yang kami harapkan bisa ditularkan kepada daerah lain,” ungkapnya.

Terkait tantangan keamanan siber ke depan, Nugroho mengungkapkan, akan semakin besar. Hal ini seiring dengan semakin terintegrasinya komponen pemerintahan di Indonesia, baik pusat maupun daerah. Apalagi, pemerintah pusat juga sudah menggariskan pemberlakuan satu data untuk sosial dan ekonomi. Dengan begitu, keamanan siber nasional harus semakin berkembang pula dengan baik.

Halaman Selanjutnya
img_title