Danamon dan Muhammadiyah Tanda Tangani Kerja Sama Strategis Syariah

Daisuke Ejima dan Prof Haedar Nashir bertukar cendramata
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – PT Bank Danamon Indonesia Tbk melalui unit Danamon Syariah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam acara “Signing Ceremony Kerja-sama Strategis Danamon Syariah dan Majelis Pustaka Informasi PP Muhammadiyah yang berlangsung di Gedung PP Muhammadiyah, Jl. Cik Di Tiro No.23, Yogyakarta.

img_title Wagub DIY dan Kapolda Baru Sepakat Selaraskan Penanganan Dinamika Sosial

Kolaborasi antara Danamon Syariah dan MPI Muhammadiyah ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama keduanya di Kantor Pusat Muhammadiyah Yogyakarta, pada Rabu, 23 Juli 2025. Penandatanganan tersebut dilakukan di antara Direktur Syariah & Sustainability Finance Danamon Herry Hykmanto, dan Ketua MPI PP Muhammadiyah, Prof Dr Muchlas, disaksikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir dan Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk Daisuke Ejima.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi antara sektor perbankan syariah dan organisasi masyarakat dalam mendukung pengembangan ekonomi umat serta penyebaran informasi berbasis nilai-nilai Islam moderat yang menjadi karakter Muhammadiyah.

img_title Haedar Nashir: Mutu Perguruan Tinggi Ditentukan Kualitas, Bukan Status

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Daisuke Ejima menyampaikan bahwa bank  Danamon telah menginisiasi digitalisasi sejak akhir 2020, dan saat ini sudah berkembang pesat.

“Khusus dengan Muhammadiyah, ini adalah perkembangan yang sangat besar dan saya benar-benar menghargai kesempatan ini. Saya senang bahwa dua organisasi, Muhammadiyah dan Danamon, bisa berkolaborasi dengan kesempatan ini dan bisa berbagi tentang visi yang sama untuk meningkatkan digitalisasi di Indonesia,” ucapnya.

img_title PP Muhammadiyah Targetkan UMUKA Solo Sejajar UMS, Muh Samsuri Emban Misi Perkuat Kualitas Kampus

Ditambahkan, bahwa kerja-sama itu sesuai dengan visi Bank Danamo dan bukan hanya bicara bisnis, tetapi bersama Adira Finance dan asuransi Zurich Indonesia Service, berkolaborasi untuk kebutuhan Muhammadiyah.

“Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah untuk langkah pertama dan peluang hari ini, Saya harap Muhammadiyah akan mendapatkan manfaat dari layanan keuangan kami. Kemitraan diharapkan akan berlangsung lama dan lebih bermanfaat di masa depan bagi kedua institusi.,” ucap Daisuke Ejima.

Sedang Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir menyebutkan, program tersebut sangat penting bagi Muhammadiyah,  dalam mendukung satu sistem program digitalisasi yang memang menjadi Amanat Muktamar 2022.

“Dan kerjasama ini tentu sangat strategis, sehingga kita kasih nama program kolaborasi strategis

yang insyaallah long term, berjanda panjang. Baik dalam konteks KTA, dan program-program lainnya,” ucap Haedar Nashir.

Dikatakan, kerja-sama ini digilatlisasi ini melekat dengan sistem Muhammadiyah sendiri, sehingga ini juga menjadi peluang juga bagi Danaman Syariah untuk makin meningkatkan kolaborasi dalam bentuk lain.

“Sebagaimana kita diskusikan waktu pertemuan pertama di Jakarta. Kami juga telah mengajak kepada beberapa perusahaan penyelenggaraan persyarikatan untuk melakukan kerjasama lebih konkret dalam hal pendanaan Syariah,” katanya.

Solusi Finansial Holistik

Sementara, menurut Ketua Majelis Pustaka Informasi PP Muhammadiyah, Prof Muchlas MT, transformasi digital bukan sekedar adopsi teknologi, namun jalan peradaban untuk memperkuat jati diri Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modern yang profesional dan melayani umat dengan keunggulan.

Kolaborasi antara Danamon Syariah dan Muhammadiyah tersebut bagian dari perjalanan panjang antara kedua organisasi. Sebagai Satu Grup Finansial dengan jaringan dan kapabilitas global dan lokal, Danamon dan anggota grup menawarkan beragam solusi finansial holistik, termasuk yang berbasis syariah, mencakup layanan perbankan melalui Danamon, layanan pembiayaan otomotif dan non-otomotif melalui Adira Finance dan Mandala Finance, asuransi melalui Zurich Syariah, dan layanan pembiayaan untuk kredit barang melalui Home Credit Indonesia. Jaringan global Danamon bersama dengan MUFG sebagai perusahaan induk tersedia di lebih dari 40 pasar di seluruh dunia, termasuk di negara-negara di mana terdapat Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM), seperti di Jepang, Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Australia.

Muhammadiyah sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan jutaan anggota memiliki visi yang sejalan dengan Danamon Syariah dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, dan keagamaan.

Prof Muchlas menjabarkan, dengan kolaborasi terbaru ini, Danamon Syariah akan menjadi mitra perbankan eksklusif di dalam sistem digital Muhammadiyah, untuk menyediakan layanan finansial di dalam Satu Data Muhammadiyah (“SatuMu”), ekosistem digital Muhammadiyah, yang memiliki jutaan anggota, serta mendukung pengelolaan organisasi secara digital yang mencakup 35 Pimpinan Wilayah, sekitar 400 Pimpinan Daerah, 3.000-an Pimpinan Cabang, dan sekitar 14.000 Pimpinan Ranting Muhammadiyah.

Danamon Syariah akan menyediakan ragam solusi finansial melalui SatuMU, termasuk pembukaan rekening melalui aplikasi D-Bank PRO, pembayaran iuran dan tagihan, pembayaran zakat, infaq, shadaqah, dan wakaf (ZISWAF) Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu), pendaftaran haji dan umroh, pembiayaan otomotif hingga multiguna dari Adira Finance dan Mandala Finance, dan solusi finansial lainnya, yang akan dapat diakses melalui aplikasi MASA, yaitu aplikasi digital yang berhadapan dengan pengguna (user-facing) dengan efisien, aman, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Integrasi solusi finansial digital Danamon Syariah ke dalam ekosistem SatuMu dilakukan melalui kerja sama pengembangan yang dilakukan di bawah Muhammadiyah Software Labs (“LabMu”), unit khusus Muhammadiyah yang memimpin transformasi digital, termasuk penguatan tata kelola data dan sistem informasi organisasi Muhammadiyah.

Kerja sama antara Danamon Syariah dan Muhammadiyah diharapkan dapat menjadi wujud sinergi nyata yang berdampak luas. Danamon, dengan penyediaan solusi finansial berbasis syariah dan digital melalui Danamon Syariah, berharap dapat mendukung digitalisasi keuangan untuk jutaan anggota Muhammadiyah di seluruh Indonesia, sehingga turut mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi lebih banyak orang dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis teknologi. Bagi Muhammadiyah, kolaborasi ini diharapkan dapat memberi dampak kepada organisasi, anggota, dan masyarakat luas, termasuk dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan berbasis syariah di kalangan warga Muhammadiyah, sekaligus mendukung digitalisasi pengelolaan organisasi dan penyediaan layanan sosial.

Ditambahkan Direktur Syariah & Sustainability Finance Danamon Herry Hykmanto, sejak tahun 2012, Danamon Syariah telah menjalin kemitraan yang positif dengan Muhammadiyah dan menghadirkan solusi keuangan yang holistik, terintegrasi, dan berbasis syariah. Melalui kerja sama dengan MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah, kami berharap kerja sama ini dapat menjadi katalis percepatan inklusi keuangan sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan berbasis digital di lingkungan Muhammadiyah,” ucapnya.