Polresta Sleman Ungkap Kasus Pembunuhan di Gamping
- jogja.viva.co.id/Fuska SE
SLEMAN, VIVA Jogja - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sleman mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Mecing-Wetan, RT 04/RW 05, Sleman, pada Selasa pagi, 4 November 2025. Korban berinisial RI (38), seorang ibu rumah tangga, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka sayatan di leher. Pelaku berinisial LBWP (54), seorang wiraswasta asal Sleman, berhasil diamankan di wilayah Payaman, Magelang, Jawa Tengah, pada hari yang sama.
Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (06/11/2025) di Polresta Sleman, Kasat Reskrim AKP Mateus menyampaikan kronologi kejadian, berdasarkan laporan dari saksi dan pelapor berinisial RYP (42), yang merupakan kakak kandung korban, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumah kontrakannya sekitar pukul 07.30 WIB. Bahkan lokasi kejadian telah dipasangi garis Polisi saat pelapor tiba.
Tim Inafis Polresta Sleman bersama Ditreskrimum Polda DIY segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada pelaku. Di lokasi, korban ditemukan dalam posisi terlentang di samping tempat tidur dengan luka sayatan di leher. Di atas wastafel dapur, ditemukan sebilah pisau dapur yang diduga digunakan pelaku. Selain itu, bercak darah ditemukan mengarah dari kamar ke dapur.
Barang bukti yang diamankan antara lain satu buah pisau dapur, satu helm putih merek BMC, satu pasang sepatu, satu jaket cokelat dengan list hitam, satu kaus putih bernoda darah, serta satu unit sepeda motor Yamaha Mio merah yang digunakan pelaku untuk melarikan diri ke Magelang.
Ditambakan Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo, dari rekaman CCTV di teras rumah korban, terlihat pelaku memasuki rumah sekitar pukul 06.43 WIB dan keluar pada pukul 06.47 WIB. Dalam rekaman tersebut juga terdengar suara teriakan korban dan benturan keras beberapa kali. Durasi kejadian yang sangat singkat ini menunjukkan bahwa insiden berlangsung secara spontan dan cepat.
Pelaku berhasil diamankan di sebuah makam di Payaman, Magelang, dalam kondisi hampir tidak sadarkan diri setelah diduga mencoba mengakhiri hidup dengan menenggak cairan berbahaya. Berkat kesigapan tim, pelaku berhasil diselamatkan, diberi pertolongan pertama, dan dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya ditahan di Polresta Sleman.