Puskesmas Rawat Inap Sleman Siaga 24 Jam Selama Libur Nataru

Puskesmas di Sleman 24 jam selama libur Nataru
Sumber :
  • Bing Image Creative

SLEMAN, VIVA Jogja - Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan layanan kesehatan masyarakat tetap berjalan optimal selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dinas Kesehatan Sleman menegaskan seluruh Puskesmas dengan fasilitas rawat inap akan beroperasi penuh selama 24 jam, mulai 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

img_title Pemkab Sleman Dukung Penuh Pembangunan SMP MSUS oleh UMY di Banyuraden

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, menyampaikan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran Nomor 003/3385 tentang kesiapsiagaan fasilitas kesehatan menghadapi libur akhir tahun. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh kepala Puskesmas, direktur rumah sakit, serta UPTD Public Safety Center (PSC) Sleman Emergency Service (SES) sebagai pedoman pelayanan.

“Puskesmas rawat inap tetap buka 24 jam. Sementara Puskesmas non-rawat inap tetap melayani masyarakat, tetapi dengan jam operasional terbatas, yakni pukul 07.30–19.00 WIB, dilengkapi sistem piket dokter, bidan, perawat, administrasi, dan sopir ambulans,” jelas Cahya, Rabu (17/12/2025).

img_title Bupati Sleman Sampaikan Duka Mendalam atas Kecelakaan Tol Madiun yang Tewaskan Empat Suporter PSS

Kesiapsiagaan Darurat

Dinkes Sleman menekankan agar setiap unit kesehatan menyiapkan standar pertolongan pertama pada penyakit (P3P) dan kecelakaan (P3K). Ambulans beserta sopir wajib siaga 24 jam untuk rujukan maupun evakuasi korban. Selain itu, Puskesmas diminta mengidentifikasi ibu hamil dengan risiko tinggi yang memiliki Hari Perkiraan Lahir (HPL) di masa libur akhir tahun.

img_title Wagub DIY dan Kapolda Baru Sepakat Selaraskan Penanganan Dinamika Sosial

Data sementara mencatat terdapat 170 ibu hamil risiko tinggi yang masuk pemantauan. Untuk mengantisipasi kegawatdaruratan, Puskesmas rawat inap diwajibkan menyiapkan tim PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar), serta berkoordinasi dengan rumah sakit yang memiliki layanan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif).

Jaringan Rujukan

Sebanyak 14 rumah sakit di Sleman telah ditunjuk sebagai RS PONEK, di antaranya RSUP Dr. Sardjito, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RSA UGM, RS PKU Muhammadiyah Gamping, RS Bhayangkara, RS PDHI Kalasan, RS Panti Rini, RS JIH, RS Panti Nugroho Pakem, RS Puri Husada, RS At Turots Seyegan, RS Mitra Sehat, dan RS Queen Latifa.

Selain itu, terdapat 10 Puskesmas PONEK yang siap melayani kegawatdaruratan kebidanan, yakni Puskesmas Berbah, Kalasan, Ngemplak I, Turi, Sleman, Tempel I, Mlati II, Godean I, Seyegan, dan Minggir. Adapun 7 rumah sakit PONED yang juga disiagakan meliputi RSUP Dr. Sardjito, RSA UGM, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, RS PKU Muhammadiyah Gamping, RS Sakinah Idaman, dan RS Sadewa.

Halaman Selanjutnya
img_title