Libur Nataru, Pasar Beringharjo Catat Lonjakan Pengunjung Hingga 6.000 Orang per Hari

Pasar Beringharjo dikunjungi 6.000 orang per Hari
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani

YOGYAKARTA,  VIVA Jogja - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 membawa berkah bagi pedagang di Pasar Beringharjo, ikon wisata belanja di jantung Malioboro. Pasar tradisional legendaris ini mencatat lonjakan pengunjung yang signifikan, jauh di atas rata-rata kunjungan harian pada hari biasa.

img_title Ribuan Warga Manfaatkan Klinik Perizinan dan Investasi DPMPTSP Kota Yogyakarta

Kepala UPT Pusat Bisnis Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Agung Dini Wahyudi Soelistyo, menyebutkan bahwa sejak 22 hingga 28 Desember 2025, jumlah pengunjung mencapai sekitar 6.000 orang per hari di lantai dua dan tiga. “Jika digabung dengan lantai satu, jumlahnya bisa dua kali lipat. Artinya, total pengunjung bisa mencapai lebih dari 12 ribu orang per hari,” ujarnya.

Pada hari normal, rata-rata kunjungan hanya sekitar 1.500 orang per hari. Dengan demikian, libur Nataru kali ini menunjukkan peningkatan hampir 8 kali lipat dibandingkan hari biasa. Agung menambahkan, tren kunjungan tahun ini lebih tinggi dibandingkan libur Nataru 2024, seiring meningkatnya wisatawan domestik yang memilih perjalanan jarak dekat menggunakan jalur darat.

img_title Gotong Royong Bedah Rumah di Semaki, Pemkot Yogyakarta Teguhkan Solidaritas Warga

Untuk menjaga kenyamanan, Dinas Perdagangan memastikan fasilitas pasar berfungsi optimal. Eskalator, toilet, dan area dagang dipantau kebersihannya setiap hari. Selain itu, program Beringharjo Great Sale yang digelar sejak 15 Desember turut menarik minat wisatawan dengan penawaran harga khusus.

Mayoritas pengunjung datang untuk membeli oleh-oleh khas Yogyakarta, terutama batik, busana tradisional, dan aksesori. Sektor kuliner juga menjadi favorit, dengan jajanan pasar dan makanan khas yang ramai diserbu wisatawan. “Belanja batik dan kuliner memang jadi daya tarik utama,” kata Agung.

img_title Lomba Masak Warnai Hari Anak Nasional, Media dan Pemerintah Perkuat Sinergi

Pedagang pun merasakan dampak positif. Eva, pemilik Toko Langganan di lantai dua, mengaku penjualan meningkat dalam beberapa minggu terakhir. “Memang tidak seramai tahun lalu, tapi tetap ada peningkatan. Momentum libur Nataru sangat membantu perputaran ekonomi pedagang,” ujarnya.

Salah satu wisatawan, Dennis Sabrina asal Cirebon, mengatakan berbelanja di Beringharjo sudah menjadi agenda wajib saat berlibur ke Yogyakarta. “Kalau ke Jogja rasanya belum lengkap kalau belum ke Beringharjo. Pilihannya banyak, cocok untuk oleh-oleh, dan suasananya masih nyaman meski ramai,” tuturnya.

Menurut data Dinas Pariwisata DIY, jumlah wisatawan yang masuk ke Yogyakarta selama libur Nataru 2025 diperkirakan mencapai lebih dari 1,2 juta orang, dengan Malioboro dan Beringharjo sebagai destinasi utama. Lonjakan ini sekaligus menunjukkan peran penting pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi rakyat sekaligus daya tarik wisata budaya.

Halaman Selanjutnya
img_title