Penataan Kawasan, Pantai Sepanjang kini Bersih
- Istimewa
GUNUNGKIDUL, VIVA Jogja - Bibir Pantai Sepanjang di Kapanewon Tanjungsari kini tampak lapang tanpa deretan kios yang sebelumnya berdiri di tepi pasir. Sebanyak 109 pedagang telah menuntaskan pembongkaran lapak mereka sesuai kesepakatan bersama pemerintah daerah.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan bahwa proses pembongkaran berjalan sesuai perjanjian. “Alhamdulillah, hari ini semua lapak di pinggir pantai sudah tidak ada atapnya. Tinggal pembersihan saja,” ujarnya saat meninjau langsung kawasan tersebut.
Endah menjelaskan, penataan kawasan akan segera ditindaklanjuti pada triwulan pertama 2026. Kios permanen yang sudah berdiri akan disempurnakan dengan tambahan fasilitas seperti wastafel dan sekat partisi. Selain itu, pembangunan talud juga akan dimulai oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP).
Rencana jalur pedestrian sepanjang 550 meter dengan lebar 2,5 meter masih dalam pembahasan karena membutuhkan anggaran sekitar Rp3 miliar. Endah menyebut, nantinya akan ada kolaborasi: PU mengerjakan talud dan pedestrian, kios dilanjutkan, serta jalur pedestrian dihiasi tanaman keras. Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) juga akan menanam pandan di bawah talud sebagai bagian dari konservasi.
Bupati menekankan, setelah penataan rampung, pengelolaan kawasan wisata akan lebih tertib. Tidak ada lagi pengkaplingan payung atau tikar di pantai. Dinas Perhubungan akan memasang lampu agar kawasan bisa dibuka siang dan malam. Konsep penataan disebut mirip Pantai Jimbaran di Bali, di mana pedagang diperbolehkan menggelar kursi dan meja di pasir saat malam hari, dengan syarat kondisi laut aman dan pengawasan SAR tetap berjalan.
“Insyaallah, dengan penataan ini pendapatan pedagang bisa meningkat hingga dua kali lipat. Pantai Sepanjang bisa menjadi alternatif tempat nongkrong malam hari,” kata Endah. Ia juga membuka peluang pengembangan aktivitas seni seperti pertunjukan musik untuk menambah daya tarik wisata.
Untuk penyempurnaan kawasan, Pemkab Gunungkidul mengusulkan dukungan Dana Keistimewaan DIY guna melanjutkan pembangunan hingga pintu gerbang Pantai Sepanjang sepanjang 530 meter. “Mudah-mudahan tahun ini penataan bisa paripurna. Setelah itu, kami akan mulai merencanakan penataan di pantai-pantai lain,” pungkasnya.