Cabai Rawit Merah di Kulonprogo Tembus Rp100 Ribu per Kg
- Istimewa
KULONPROGO, VIVA Jogja - Menjelang Ramadan 1447 H/2026, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Wates melonjak tajam. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling drastis, kini dijual Rp100 ribu per kilogram, naik dari Rp90 ribu sehari sebelumnya.
Selain cabai, harga bawang merah naik dari Rp35 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram. Telur ayam negeri yang sebelumnya Rp28 ribu kini berada di kisaran Rp31 ribu per kilogram. Daging ayam potong pun ikut terkerek, dari Rp35 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram. Asih, pedagang daging ayam di pasar tersebut, mengatakan kenaikan harga sudah terjadi sejak sepekan terakhir. “Sekarang Rp42 ribu per kg. Meski naik, permintaan masih stabil. Setiap hari saya tetap menyediakan 150 kg daging ayam,” katanya.
Kenaikan harga di Kulonprogo ternyata lebih tinggi dibanding rata-rata harga di wilayah lain Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan DIY, harga cabai rawit merah di Kota Yogyakarta pada pekan kedua Februari 2026 masih berada di kisaran Rp90 ribu per kilogram. Telur ayam ras di Kota Jogja tercatat Rp30 ribu per kilogram, sementara daging ayam ras Rp40 ribu per kilogram. Harga bawang merah di Sleman dan Bantul rata-rata Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram, lebih rendah dibanding Pasar Wates yang sudah menembus Rp42 ribu.
DPRD DIY sebelumnya telah mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan operasi pasar dan memperkuat pengawasan distribusi guna menekan inflasi pangan. Kenaikan harga yang lebih tinggi di Kulonprogo menunjukkan adanya ketimpangan distribusi pasokan antarwilayah.
Lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan bukan kali pertama terjadi. Tahun lalu, harga cabai rawit merah di DIY sempat menembus Rp95 ribu per kilogram pada pekan pertama Ramadan. Rata-rata kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan berada di kisaran 10–20 persen, dipengaruhi oleh faktor cuaca, distribusi, dan meningkatnya permintaan rumah tangga.
Harga tinggi ini akan bertahan selama sepekan awal puasa sebelum berangsur normal. Namun ia mengingatkan bahwa menjelang Lebaran harga kemungkinan akan kembali melonjak.