Implementasi Budaya Satriya pada Peringatan Hari Jadi DIY ke-271
- Humas Pemkab Kulonprogo
KULONPROGO, VIVA Jogja – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggelar upacara peringatan Hari Berdirinya (Hadeging) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke-271 di halaman Kantor Pemkab Kulonprogo. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimda.
Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi DIY. Ia menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan kesempatan untuk merefleksikan kembali visi dan misi budaya Yogyakarta yang menjadi landasan keistimewaan daerah. “Tentu kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kulonprogo ikut mangayubagyo, mengucapkan selamat berdirinya Daerah Istimewa Yogyakarta yang ke-271,” ujarnya.
Triyono menekankan pentingnya sesanti Hamemayu Hayuning Bawono sebagai pedoman hidup dan kerja. Menurutnya, sesanti tersebut tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Ia mengingatkan bahwa watak Sengguh Ora Mingkuh harus menjadi sikap dasar setiap aparatur dalam menjalankan tugas. “Kita harus mampu mengejawantahkan dalam bentuk watak Sengguh Ora Mingkuh, dan bersikap sebagai SATRIYA. Itu sudah menjadi kesepakatan kita bersama di DIY dalam bersikap, berkinerja, dan melayani masyarakat,” tegasnya.
Triyono menjelaskan bahwa nilai-nilai SATRIYA – akronim dari Selaras, Akal budi, Teladan, Rela melayani, Integritas, Yakin, dan Amanah – harus menjadi landasan utama bagi aparatur pemerintah. Dengan budaya kerja ini, birokrasi diharapkan tidak hanya profesional, tetapi juga berkarakter sesuai nilai budaya Yogyakarta. “Budaya SATRIYA adalah komitmen bersama untuk membentuk aparatur yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa implementasi budaya SATRIYA akan memperkuat keistimewaan DIY, karena nilai-nilai tersebut selaras dengan filosofi luhur yang diwariskan para pendiri Yogyakarta. Dengan demikian, aparatur pemerintah tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga membawa nilai budaya dalam setiap langkah pelayanan.
Upacara peringatan Hari Jadi DIY ke-271 di Kulonprogo menjadi ruang refleksi bersama bagi jajaran pemerintah daerah. Triyono berharap seluruh aparatur mampu menjadikan nilai budaya sebagai pedoman kerja sehari-hari. “Momentum ini harus kita jadikan pengingat bahwa keistimewaan DIY bukan hanya warisan sejarah, tetapi amanah yang harus dijaga melalui tindakan nyata,” ujarnya.