Penumpang Daop 6 Yogyakarta Tembus 46 Ribu Orang
- jogja.viva.co.id/ Cahyo PE
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Menjelang Lebaran 2026, jumlah penumpang kereta api di Daop 6 Yogyakarta melonjak tajam mencapai 46.155 orang, meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 33.183 penumpang. Lonjakan ini menunjukkan pertumbuhan sekitar 39 persen dalam arus mudik dan balik.
Jelang Lebaran tahun ini, suasana di stasiun-stasiun utama wilayah Daop 6 Yogyakarta semakin padat. Data terbaru mencatat 23.102 penumpang tiba di berbagai stasiun, sementara 23.053 penumpang berangkat pada Kamis (19/3/2026). Angka ini masih terus bergerak karena penjualan tiket berlangsung hingga tengah malam.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebutkan bahwa Stasiun Yogyakarta menjadi titik kedatangan tertinggi dengan 7.472 penumpang, disusul Stasiun Solobalapan sebanyak 6.226 penumpang, dan Stasiun Klaten 2.551 penumpang. Untuk keberangkatan, Stasiun Yogyakarta kembali mencatat angka tertinggi dengan 7.607 penumpang, diikuti Solobalapan 5.910 penumpang, serta Lempuyangan 4.308 penumpang.
Jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu, terjadi lonjakan signifikan. Pada Lebaran 2025, volume penumpang di Daop 6 Yogyakarta tercatat 33.183 orang dengan kedatangan 16.979 penumpang dan keberangkatan 16.204 penumpang. Artinya, tahun ini terjadi peningkatan sekitar 12.972 penumpang atau hampir 40 persen.
Selain itu, penjualan tiket juga menunjukkan tren positif. Dari total 533.270 tiket yang disediakan untuk masa Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 436.827 tiket sudah terjual, atau sekitar 82 persen dari kapasitas. Angka ini lebih tinggi dibanding tahun lalu yang masih berada di kisaran 70 persen pada periode yang sama.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 menambah 13 kereta api tambahan. Salah satunya adalah KA Tambahan Solo Balapan–Gambir yang berangkat pukul 23.20 WIB dari Stasiun Solo Balapan. Penambahan ini diharapkan mampu menambah ketersediaan kursi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik.
Feni juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun mitra penjualan resmi lainnya. Ia menekankan pentingnya mengatur waktu perjalanan menuju stasiun agar tidak tertinggal, mengingat kepadatan arus mudik yang semakin meningkat.
KAI juga menyediakan fitur Connecting Train atau kereta persambungan sebagai alternatif bagi penumpang yang kesulitan mendapatkan tiket langsung ke tujuan. Fitur ini memungkinkan penumpang mengombinasikan perjalanan dengan dua atau lebih kereta api untuk mencapai relasi yang diinginkan.