Gelombang Wisata Pantai, 8 Orang diselamatkan dari Arus Parangtritis
- Bing Image Creator
BANTUL, VIVA Jogja - Libur Lebaran 2026 di Pantai Parangtritis diwarnai serangkaian insiden laut yang nyaris menelan korban jiwa. Tim Satlinmas Rescue Istimewa bersama aparat Polres Bantul berhasil mengevakuasi delapan wisatawan yang terseret arus dalam tiga kejadian berbeda sepanjang 19–24 Maret. Seluruh korban berhasil diselamatkan meski beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa, Muhammad Arief Nugraha, menjelaskan bahwa fenomena rip current atau arus balik menjadi penyebab utama kecelakaan. Insiden pertama terjadi pada Minggu (22/03/2026), ketika dua pelajar asal Banguntapan dan Kretek terseret ombak saat bermain air. Hanya berselang satu jam, dua remaja asal Padalarang, Jawa Barat, juga terjebak di zona bahaya yang sama. Puncak insiden terjadi sehari kemudian, Senin (23/03/2026), ketika satu keluarga beranggotakan empat orang, termasuk dua anak kecil, hanyut terseret arus sekitar pukul 17.10 WIB. Petugas menggunakan pelampung untuk menjangkau korban sebelum mereka terbawa lebih jauh ke tengah laut.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menegaskan pentingnya disiplin wisatawan terhadap rambu keselamatan. “Keselamatan nyawa harus diutamakan di atas euforia liburan. Wisatawan wajib mematuhi tanda larangan yang sudah terpasang,” ujarnya.
Data terbaru menunjukkan bahwa selama libur Lebaran 2026, kunjungan wisatawan ke Pantai Parangtritis mencapai rata-rata 25.000 orang per hari, dengan puncak kunjungan terjadi pada H+2 Lebaran. Satlinmas Rescue Istimewa mencatat 14 insiden kecil di sepanjang pesisir Bantul, termasuk di Pantai Depok dan Samas. Kondisi ombak di selatan DIY masih fluktuatif dengan ketinggian 1–3 meter, sehingga rawan menimbulkan arus balik.
Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, aparat gabungan berkomitmen memperkuat pengawasan melalui patroli rutin dan penambahan pos jaga di titik-titik rawan. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan laut dan menjaga liburan tetap aman serta nyaman bagi pengunjung.