Kolaborasi Pentahelix Jadi Motor Baru Pengembangan Pariwisata Kulonprogo

Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko saat peluncuran program bertajuk GORA BANGSA
Sumber :
  • Dok Humas Pemkab Kulonprogo

 

img_title Ratusan Santri Meriahkan FASI XIII Rayon Nanggulan di Kulonprogo

KULONPROGO,  VIVA Jogja – Kabupaten Kulonprogo terus berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemerintah Kabupaten Kulonprogo kini mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran program bertajuk GORA BANGSA (Gotong Royong Kolaborasi Membangun Pariwisata) yang diharapkan mampu menjadi penggerak utama kemajuan wisata daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program tersebut diperkenalkan dalam rapat koordinasi yang menghadirkan berbagai unsur Pentahelix, mulai dari pemerintah, akademisi, komunitas, media, pelaku usaha, hingga kelompok masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pariwisata. Melalui forum tersebut, seluruh pihak diajak untuk menyamakan visi dalam membangun sektor wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat

Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu instansi semata. Menurutnya, dibutuhkan sinergi yang kuat antarorganisasi perangkat daerah dan berbagai unsur pendukung lainnya agar potensi wisata yang dimiliki Kulonprogo dapat berkembang secara maksimal.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor merupakan langkah strategis untuk mempercepat kemajuan daerah. Dengan dukungan seluruh pihak, sektor pariwisata diyakini mampu menjadi instrumen penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena itu, setiap program dan kebijakan yang dijalankan harus berorientasi pada kepentingan warga serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan mereka.

img_title Lima Kalurahan di Kulonprogo Lunas PBB-P2, Realisasi Pajak Baru 71 Persen

Ambar juga menegaskan bahwa Kulonprogo memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki daerah lain. Oleh sebab itu, pengembangan wisata harus berangkat dari identitas lokal yang autentik tanpa perlu meniru konsep yang diterapkan di wilayah lain. Menurutnya, keunikan budaya, alam, serta kehidupan masyarakat menjadi modal utama yang dapat menarik minat wisatawan.

Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, termasuk akses transportasi yang semakin mudah, Kulonprogo memiliki peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar wisata hingga tingkat nasional maupun internasional. Ia berharap daerah tersebut mampu tampil sebagai destinasi yang memiliki ciri khas kuat dan mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan industri pariwisata.

Lebih lanjut, Ambar menekankan pentingnya menciptakan pengalaman wisata yang berkesan bagi setiap pengunjung. Keberhasilan suatu destinasi, menurutnya, tidak hanya diukur dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga dari keinginan mereka untuk kembali berkunjung di kemudian hari. Karena itu, kualitas pelayanan, kebersihan lingkungan, kenyamanan destinasi, hingga keramahan masyarakat harus terus ditingkatkan.

Halaman Selanjutnya
img_title