Heboh Ganti Kurikulum Lagi, Kenali Deep Learning yang Digagas Mendikdasmen
- VIVA Jogja/(Instagram.com/@abe_mukti)
VIVA Jogja - Wacana mengenai perubahan kurikulum baru di Indonesia tengah ramai diperbincangkan, terutama setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mukti, membahas konsep kurikulum deep learning atau pembelajaran mendalam.
Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Abdul Mukti mengungkapkan pandangannya mengenai beban materi pelajaran yang saat ini masih terlalu banyak bagi siswa di Indonesia.
Mendikdasmen RI (Menteri Pendidikan, Dasar, dan Menengah Republik Indonesia) telah menyoroti pentingnya perubahan kurikulum di Indonesia agar lebih efektif dan mendalam.
Salah satu hal yang disorot adalah pengurangan materi yang diajarkan di sekolah, namun dengan tetap mempertahankan kedalaman pemahaman yang lebih dalam tentang konsep-konsep utama.
Pendekatan ini terinspirasi dari kurikulum deep learning yang diterapkan di Australia.
Kurikulum deep learning ini berfokus pada pembelajaran yang mendalam, di mana siswa tidak hanya menghafal fakta-fakta, tetapi juga diberi kesempatan untuk mengeksplorasi dan memahami hubungan antara berbagai konsep, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Tujuannya adalah agar siswa benar-benar memahami materi yang diajarkan dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Materi pelajaran mungkin ringan, tetapi cara menjelaskannya mendalam," ujar Mukti yang tampak dalam video yang diunggah akun X @BarisanPemudaRI, pada Selasa, 5 November 2024.
"Sehingga dengan cara itu, guru bisa berimprovisasi dan murid bisa berkembang keinginannya," tambahnya.
Ciutan itu pun mengundang beragam komentar warganet yang menilai tentang masalah kurikulum deep learning hingga saran terkait kurikulum baru di Indonesia.
"Mindful, meaningful bagus, tapi masalahnya: mayoritas guru masih mengajar dengan textbook atau tekstual kesulitan improve," ujar warganet dengan akun X @washeeps.
"Apapun kurikulumnya tanamkan pada anak bisa baca tulis dan berhitung dulu. Pendidikan akhlak tidak kalah pentingnya ditanamkan pada anak didik," ungkap warganet melalui akun @mulyono3056.
Berkaca dari hal itu, berikut ini penjelasan terkait kurikulum deep learning yang disebut Mendikdasmen dapat diterapkan di Indonesia. Apa Itu Kurikulum Deep Learning?
Mukti mengungkapkan kurikulum deep learning dapat membantu siswa memahami materi secara lebih baik melalui metode pembelajaran yang membangun pemikiran kritis.