Wisuda Perdana, Universitas Harkat Negeri Tegal Lepas 838 Lulusan
- Viva Jogja
TEGAL, VIVA Jogja — Sebanyak 838 lulusan resmi diwisuda dalam momen bersejarah wisuda perdana Universitas Harkat Negeri yang digelar di Sebayu Convention Hall Bahari Inn Hotel, Selasa 5 Mei 2026.
Wisuda ini menjadi penanda lahirnya generasi pertama pasca transformasi dari Politeknik Harapan Bersama dan STMIK YMI Tegal.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari Wakil Wali Kota Tegal, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Aisyah Endah Palupi, hingga Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Ari Purbayanto.
Orasi ilmiah dalam wisuda perdana ini juga disampaikan oleh Helmy Yahya.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Agung Hendarto, menyebut wisuda kali ini mencakup berbagai jenjang pendidikan.
Mulai dari program sarjana, sarjana terapan, hingga diploma tiga dari beragam bidang keilmuan.
Total 838 wisudawan terdiri dari program studi teknologi, kesehatan, ekonomi, hingga perhotelan.
Rektor Sudirman Said menegaskan, wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan titik awal pengabdian di dunia nyata.
“Wisuda adalah awal dari ujian yang lebih nyata, dunia yang menuntut bukan hanya kecerdasan, tetapi juga integritas dan keberanian memberi manfaat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa ilmu yang diperoleh para lulusan adalah amanah yang harus digunakan untuk membangun, bukan sekadar kepentingan pribadi.
Transformasi menjadi Universitas Harkat Negeri sendiri disebut sebagai proses cepat namun penuh tantangan.
Penggabungan dua institusi besar itu bahkan berhasil diselesaikan hanya dalam waktu enam bulan.
“Ini bukti bahwa dengan visi yang jelas dan kerja kolektif, hal yang tampak sulit bisa diwujudkan,” tambahnya.
Ke depan, kampus ini tidak ingin hanya menjadi institusi administratif, tetapi pusat perubahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu langkah strategisnya adalah penerapan Outcome-Based Education (OBE) agar lulusan benar-benar sesuai kebutuhan industri.
Selain itu, program magang industri dan “Kampus Berdampak” juga terus didorong.
Universitas juga memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa, mulai dari Harkat Negeri, Nusantara, ASEAN, hingga KIP-K.
Tak hanya itu, kerja sama global mulai dirintis, termasuk kolaborasi dengan Harvard Medical School dalam pengembangan bidang kesehatan.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Harkat Negeri tak hanya berorientasi lokal, tetapi mulai menatap persaingan global.