Debat Pilbup Karanganyar, Dua Paslon Adu Visi Misi Strategis
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar menggelar debat terbuka antar pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada tahun 2024.
Acara debat berlangsung di Hall Hotel Alana Colomadu, Karanganyar, Selasa (12/11). Diikuti paslon nomer urut 1, Ilyas Akbar Almadani-Tri Haryadi dan paslon nomer urut 2 Rober Christanto-Adhe Eliana itu.
Debat pilkada ini mengambil tema Menuju Karanganyar dengan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel dan Inovatif Ekonomi Berdaya saing dan Kehidupan Sosial Berkarakter.
Dari tema utama tersebut ada tiga sub tema debat yakni Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik, Ekonomi, Lapangan Kerja dan Pariwisata dan yang terakhir Pemberdayaan Kelompok Rentan dan Merawat Toleransi.
Ketua KPU Karanganyar Daryono sebut pasangan calon diuji dengan pertanyaan dari lima panelis yang berasal dari beberapa latar belakang yakni profesional dan akademisi Para panelis itu adalah dosen prodi Ilmu Komunikasi Unisri Solo, Budi Riyanto; dosen Universitas Pratama Mulia, Nining Sholikah; Redaktur Solopos Syifaul Arifin; Kepala Ombudsmen Jateng, Siti Farida, dan Dosen prodi Agribisnis Fakultas Pertanian UNS, Joko Sutrisno.
KPU menyiapkan sejumlah sub tema, mulai dari soal birokrasi, manajemen aparatur sipil negara (ASN), infrastruktur, ekonomi, pengelolaan kuangan daerah, dan ketersediaan lapangan kerja.
Kemudian sub tema sosial budaya, keagamaan dan kepemudaan, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan anak, serta industri pertanian, pariwisata, dan lingkungan hidup.
Debat Paslon diawali dengan paparan visi misi dan juga program dari masing-masing paslon di segmen pertama.
Kesempatan pertama paslon nomer urut 1, Ilyas Akbar Almadani- Tri Haryadi menyampaikan 7 program terbaiknya untuk membangun Kabupaten Karanganyar kedepan.
Cabup Ilyas Akbar Almadani sebut ada 7 program yang disiapkan. Mulai dari pemberdayaan perekonomian masyarakat, dengan cara memberikan bantuan modal UMKM berbasis RW. Lalu, akselerasi pembangunan infrastruktur menyeluruh dan fasilitas publik yang nyaman baik dan bagus.
Kemudian, peningkatan kualitas pendidikan, mulai dari jenjang SD, SMP, pendidikan non formal.
"Kita berikan akses kartu Karanganyar unggul untuk keluarga tidak mampu semua warga masyarakat Karanganyar, biar bisa kuliah gratis di Kabupaten Karanganyar," ujarnya.