IPAL SPPG Jati Rembes, Warga Mengadu hingga DPRD, Begini Kondisinya Sekarang
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jati, Karanganyar, sempat membuat warga resah. Bahkan keluhan soal dugaan rembesan IPAL bahkan disebut telah disampaikan hingga ke DPRD.
Kepala SPPG Jati, Abra Yodara, membenarkan adanya aduan tersebut. Menurut dia, persoalan bermula ketika warga menyampaikan keluhan terkait kondisi IPAL yang diduga mengalami rembesan.
“Memang kemarin kita cek ada aduan warga terkait dengan IPAL kami yang ibaratnya rembes,” kata Abra, saat dikonfirmasi VIVA Jogja, Rabu (12/8/2026).
Aduan itu kemudian ditindaklanjuti pihak SPPG Jati. Abra mengatakan pengecekan dilakukan dan perbaikan langsung dikerjakan pada bagian IPAL yang dinilai perlu ditangani.
Tak hanya memperbaiki instalasi, pihak SPPG juga melakukan pengecekan terhadap kondisi air melalui pengambilan beberapa sampel.
“Kalau mau lihat hasil sampel airnya juga boleh. Ada kok hasil sampelnya,” ujarnya.
Menurut Abra, setelah dilakukan perbaikan, termasuk penggantian sejumlah bagian pada sistem IPAL, kondisi instalasi kembali dinilai aman.
“Setelah dilakukan perbaikan IPAL, ganti pakai itu dan lain-lain, alhamdulillah aman,” katanya.
Warga yang Mengadu Disebut Sudah Cabut Laporan
Perkembangan terbaru dari persoalan tersebut, Abra mengaku telah bertemu dengan warga yang sebelumnya menyampaikan keluhan.
Pertemuan itu disebut berlangsung pada Rabu pagi. Dalam pertemuan tersebut, pihak SPPG dan warga membahas persoalan yang sebelumnya dipermasalahkan. Abra mengatakan warga yang mengadu telah mencabut laporan.
“Yang lapor juga sudah saya temui tadi pagi, sudah mencabut laporannya juga,” ujarnya.
Ia menyebut persoalan yang sebelumnya dikeluhkan kini telah ditangani. Meski demikian, keterangan mengenai hasil pemeriksaan sampel air menjadi bagian penting untuk melihat kondisi setelah perbaikan IPAL.
Sempat Ada Keluhan Mual dan Muntah
Abra turut mengungkap bahwa dirinya pernah mengalami mual hingga muntah. Meski demikian, ia tidak menyebut adanya kaitan antara keluhan tersebut dengan persoalan IPAL yang dikeluhkan warga.
“Kalau saya perasaannya cuma muntah, cuma mual aja. Cuma pernah dapat itu,” katanya.
Karena itu, keluhan kesehatan tersebut tidak dapat serta-merta dikaitkan dengan rembesan IPAL tanpa adanya hasil pemeriksaan atau keterangan medis yang mendukung.