Umumkan Darurat Militer, Kemudian Dicabut Lagi: Ini Sejumlah Kontroversi Yoon Suk-yeol

Presiden Korsel Yoon Suk-yeol
Sumber :
  • VIVA Jogja/tangkapan layar X

VIVA Jogja - Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol membuat pengumuman mengejutkan dengan mengumumkan darurat militer di negara tersebut untuk pertama kalinya dalam hampir 50 tahun.

Indosat Tingkatkan Jaringan untuk Kelancaran Komunikasi di Masa Lebaran 2025

Dalam pengumuman yang disiarkan melalui televisi pada pukul 23.00 waktu setempat (21.00 WIB), Yoon menyebut adanya "kekuatan anti-negara" dan ancaman dari Korea Utara sebagai alasan di balik keputusan tersebut.

Namun, belakangan diketahui bahwa darurat militer yang diumumkan oleh Yoon Suk-yeol tidak didorong oleh ancaman eksternal, melainkan oleh situasi politik internal yang memanas.

Geram! DPR RI Rizal Bawazier: Preman di Pekalongan, Pemalang, Batang, Bersiap Dikirim ke Nusakambangan

Keputusan ini memicu reaksi keras dari masyarakat, dengan ribuan orang berkumpul di depan gedung parlemen sebagai bentuk protes terhadap kebijakan tersebut.

Para anggota parlemen dari kubu oposisi juga segera bergerak untuk mendorong pemungutan suara darurat guna mencabut keputusan presiden tersebut.

Arus Balik Lebaran, KAI Daop 6 Yogyakarta Imbau Waspada di Perlintasan KA

Uniknya, beberapa jam kemudian dia mencabut darurat militer tersebut. Pengumuman tu sontak memicu protes rakyat dan menuntut agar presiden dimakzulkan.

Para pengamat mengatakan Presiden Yoon telah bertindak seperti presiden yang sedang terpojok.

Halaman Selanjutnya
img_title