Danamon dan Muhammadiyah Tanda Tangani Kerja Sama Strategis Syariah

Daisuke Ejima dan Prof Haedar Nashir bertukar cendramata
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Fuska Sani Evani

“Dan kerjasama ini tentu sangat strategis, sehingga kita kasih nama program kolaborasi strategis

img_title Eko Suwanto Dorong Sinergi Pemda DIY, TNI, dan Polri Wujudkan Pos Terpadu Lebaran 2026

yang insyaallah long term, berjanda panjang. Baik dalam konteks KTA, dan program-program lainnya,” ucap Haedar Nashir.

Dikatakan, kerja-sama ini digilatlisasi ini melekat dengan sistem Muhammadiyah sendiri, sehingga ini juga menjadi peluang juga bagi Danaman Syariah untuk makin meningkatkan kolaborasi dalam bentuk lain.

img_title Modal Usaha UMKM Jogja 2026 Cair! Ini Rincian Bunga KUR dan Bank Penyalurnya

“Sebagaimana kita diskusikan waktu pertemuan pertama di Jakarta. Kami juga telah mengajak kepada beberapa perusahaan penyelenggaraan persyarikatan untuk melakukan kerjasama lebih konkret dalam hal pendanaan Syariah,” katanya.

Solusi Finansial Holistik

img_title Anggito Abimanyu: Perbankan Syariah Butuh Supply Besar untuk Tumbuh Pesat

Sementara, menurut Ketua Majelis Pustaka Informasi PP Muhammadiyah, Prof Muchlas MT, transformasi digital bukan sekedar adopsi teknologi, namun jalan peradaban untuk memperkuat jati diri Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modern yang profesional dan melayani umat dengan keunggulan.

Kolaborasi antara Danamon Syariah dan Muhammadiyah tersebut bagian dari perjalanan panjang antara kedua organisasi. Sebagai Satu Grup Finansial dengan jaringan dan kapabilitas global dan lokal, Danamon dan anggota grup menawarkan beragam solusi finansial holistik, termasuk yang berbasis syariah, mencakup layanan perbankan melalui Danamon, layanan pembiayaan otomotif dan non-otomotif melalui Adira Finance dan Mandala Finance, asuransi melalui Zurich Syariah, dan layanan pembiayaan untuk kredit barang melalui Home Credit Indonesia. Jaringan global Danamon bersama dengan MUFG sebagai perusahaan induk tersedia di lebih dari 40 pasar di seluruh dunia, termasuk di negara-negara di mana terdapat Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM), seperti di Jepang, Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Australia.

Muhammadiyah sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia dengan jutaan anggota memiliki visi yang sejalan dengan Danamon Syariah dalam mendorong transformasi digital di berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, dan keagamaan.

Prof Muchlas menjabarkan, dengan kolaborasi terbaru ini, Danamon Syariah akan menjadi mitra perbankan eksklusif di dalam sistem digital Muhammadiyah, untuk menyediakan layanan finansial di dalam Satu Data Muhammadiyah (“SatuMu”), ekosistem digital Muhammadiyah, yang memiliki jutaan anggota, serta mendukung pengelolaan organisasi secara digital yang mencakup 35 Pimpinan Wilayah, sekitar 400 Pimpinan Daerah, 3.000-an Pimpinan Cabang, dan sekitar 14.000 Pimpinan Ranting Muhammadiyah.

Halaman Selanjutnya
img_title