Pemda DIY Raih Predikat Terpopuler di Media Sosial AHI 2025
- Humas Pemda DIY
Sementara itu, Founder dan CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan, menegaskan bahwa sejak 2019 pihaknya konsisten menyelenggarakan AHI sebagai upaya mendorong komunikasi publik yang kredibel dan berkelanjutan. Ia menyebut komunikasi publik sebagai “urat nadi” lembaga publik yang harus diisi dengan nilai-nilai kemanusiaan dan akuntabilitas.
“Tanpa akuntabilitas, komunikasi tidak akan menjadi sesuatu yang strategis. Maka komunikasi dan keterbukaan publik harus dijaga dengan akuntabel agar lembaga publik mampu berkontribusi nyata pada kemajuan bangsa dan semakin dipercaya masyarakat,” jelas Asmono.
Ajang AHI merupakan agenda tahunan Humas Indonesia yang memberikan penghargaan kepada institusi publik dalam ranah Government Public Relations (GPR). Tahun ini, AHI menjadi momentum penting bagi humas daerah maupun pusat untuk meneguhkan peran strategisnya dalam menjaga transparansi, membangun reputasi, dan menghadirkan inovasi komunikasi.
Kategori Institusi Publik Terpopuler di Media Sosial menjadi salah satu sorotan utama dalam AHI 2025. Penilaian dilakukan melalui monitoring kuantitatif menggunakan tools NoLimit serta analisis kualitatif oleh tim Humas Indonesia. Delapan subkategori pemenang ditetapkan, meliputi: BUMN Tbk, BUMN Non-Tbk, BUMD, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, Kementerian, dan Lembaga Negara.
Dengan raihan tersebut, Pemda DIY semakin meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan layanan komunikasi publik yang akuntabel, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Prestasi ini sekaligus mengukuhkan Yogyakarta sebagai salah satu barometer komunikasi publik yang progresif dan terpercaya di Indonesia.