Wamenag Syafi’i Hadiri HAB ke-80 di Kulonprogo
- Dok Pemkab Kulonprogo
KULONPROGO, VIVA Jogja - Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia berlangsung meriah di Kabupaten Kulonprogo, Minggu (04/01/2026). Acara yang dipusatkan di halaman Kantor Kemenag Kulonprogo itu dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Agama RI, K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i, bersama jajaran pejabat Kemenag, pemerintah daerah, tokoh agama, pelajar, hingga masyarakat umum.
Kehadiran Syafi’i di Kulonprogo bukan sekadar menghadiri peringatan HAB, tetapi juga untuk menegaskan kembali ikatan sejarah antara Kementerian Agama dengan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa Kemenag lahir di Yogyakarta pada 3 Januari 1946, dengan kantor pertama yang berlokasi di Jalan Bintaran Nomor 9, pemberian Sri Paku Alam VIII. “Sejarah ini menegaskan bahwa Yogyakarta memiliki peran istimewa dalam perjalanan Kemenag. Dari Jogja untuk Indonesia,” ujarnya. Ia juga menyebut Prof. H.M. Rasjidi sebagai Menteri Agama pertama yang memimpin kementerian tersebut.
Peringatan HAB kali ini ditandai dengan pelepasan peserta Jalan Sehat Kerukunan oleh Wamenag Syafi’i. Ratusan warga berjalan kaki mengelilingi kawasan Wates, membawa semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama. Syafi’i menekankan bahwa HAB ke-80 harus menjadi momentum untuk memperkuat peran Kemenag dalam mengawal kehidupan beragama di Indonesia. “Kerukunan adalah kunci membangun bangsa yang maju, sejahtera, dan bermartabat,” tegasnya.
Bupati Kulonprogo, Dr. R. Agung Setyawan, yang turut mendampingi Wamenag, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pejabat pusat di daerahnya. Ia berharap dukungan Kemenag dapat mempercepat rencana pembangunan Masjid Raya Kulonprogo di sisi barat Alun-alun Wates. Menurutnya, masjid tersebut akan menjadi ruang publik sekaligus simbol keseimbangan antara kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. “Masjid Raya akan melengkapi konsep Catur Gatra Tunggal, di mana alun-alun, pasar, pemerintahan, dan masjid menjadi satu kesatuan tata ruang tradisional Jawa,” jelas Agung.
Selain jalan sehat, rangkaian HAB ke-80 di Kulonprogo juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan budaya. Panitia menyelenggarakan Tour de Madrasah, lomba olahraga antarpegawai, donor darah, hingga gerakan bersih-bersih rumah ibadah. Bantuan untuk guru, tenaga kependidikan, dan pegawai tidak tetap turut disalurkan sebagai bentuk kepedulian. Acara ditutup dengan syukuran dan Khotmil Quran, menegaskan rasa syukur atas perjalanan panjang Kemenag selama delapan dekade.