Desa Wisata Widosari Perkuat Daya Tarik Geosite Puncak Widosari
- Istimewa
KULONPROGO, VIVA Jogja - Upaya pengembangan desa wisata di Kabupaten Kulonprogo terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Salah satu destinasi yang menjadi perhatian adalah Desa Wisata Widosari yang terletak di Kalurahan Ngargosari, Kapanewon Samigaluh. Desa ini dikenal dengan daya tarik utama Geosite Puncak Widosari yang menawarkan panorama menawan Perbukitan Menoreh serta konsep wisata ramah muslim yang semakin diminati wisatawan.
Geosite Puncak Widosari menjadi ikon desa dengan batu purba raksasa yang menyerupai wajah manusia. Dari puncak ini, wisatawan dapat menyaksikan matahari terbit dengan latar Gunung Merapi, Sindoro, dan Sumbing. Keindahan alam tersebut tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai wisata edukasi dan minat khusus.
Selain itu, Desa Wisata Widosari menerapkan konsep wisata ramah muslim dengan menyediakan fasilitas ibadah, kuliner halal, serta layanan wisata yang nyaman bagi keluarga. Konsep ini menjadi nilai tambah yang memperluas daya tarik Widosari, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dinas Pariwisata Kulonprogo menekankan pentingnya tata kelola destinasi yang baik, peningkatan kualitas layanan, serta pengemasan paket wisata terpadu berbasis alam dan budaya. Sinergi antara pemerintah, pengelola desa wisata, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan daya saing Widosari sebagai destinasi unggulan.
Desa Wisata Widosari sendiri telah mencatat prestasi dengan masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pengelolaan berbasis masyarakat mampu menghadirkan destinasi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan dukungan penuh dari Dinas Pariwisata, Desa Wisata Widosari semakin siap menjadi destinasi unggulan Kulonprogo yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman budaya dan edukasi yang memperkaya wisatawan.