PGN hadirkan Gerobak Hijau di Yogya
- Istimewa
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Gerobak hijau kini resmi hadir di Kota Yogyakarta. Sebanyak 50 unit gerobak angkut rumput diserahkan oleh Pertamina Gas Negara (PGN) dengan fasilitasi Tribun Jogja kepada Pemerintah Kota Yogyakarta. Penyerahan berlangsung di Plaza Balai Kota dan diterima langsung oleh Walikota Hasto Wardoyo. Bantuan ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan media dalam mendukung program kebersihan serta pengelolaan sampah organik di kota budaya ini.
Dalam kesempatan tersebut, Hasto menegaskan bahwa gerobak yang diterima akan difokuskan untuk mengangkut rumput liar dan daun kering, bukan sampah campuran. Menurutnya, penanganan rumput sangat penting karena sering mengganggu keindahan kota, terutama di kawasan wisata seperti Kotagede. Dari total bantuan, 24 unit dialokasikan untuk Kemantren Kotagede, sementara 26 unit lainnya dibagi rata ke 13 kemantren lain. Langkah ini diharapkan mempercepat penataan kawasan bersejarah Kotagede agar lebih rapi dan nyaman bagi wisatawan.
Hasto juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong membersihkan lingkungan. Ia menekankan bahwa rumput dan daun yang terkumpul tidak akan dibuang, melainkan diolah menjadi kompos di masing-masing kemantren. Dengan metode sederhana menggunakan aktivator, sampah organik dapat berubah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi penghijauan kota. Ia menambahkan bahwa kunci keberhasilan pengelolaan sampah ada di hulu, yaitu pemilahan sejak dari rumah. Jika masyarakat berhasil memilah sampah, volume sampah bisa berkurang drastis.
Mantri Pamong Praja Kemantren Gondokusuman, Guritno, menyambut baik bantuan ini sebagai bentuk kepedulian bersama antara pemerintah dan dunia usaha. Menurutnya, gerobak tersebut sangat mendukung program rutin “Jumat Bersih” yang selama ini dilaksanakan di wilayahnya. Dengan adanya gerobak, kegiatan bersih-bersih bersama perangkat daerah menjadi lebih tertata. Rumput yang biasanya ditaruh di plastik dan menumpuk di pinggir jalan kini bisa langsung diangkut ke kemantren untuk diolah. Hal ini membuat lingkungan tetap rapi tanpa sisa rumput yang tercecer setelah kerja bakti.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, PGN, dan Tribun Jogja menunjukkan bahwa kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dunia usaha dan masyarakat. Dengan adanya dukungan lintas sektor, program kebersihan dapat berjalan lebih efektif. Gerobak hijau ini menjadi simbol sinergi sekaligus pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tugas bersama.