Sekolah Rakyat Jepara Dikebut, Progres 50 Persen Target Rampung Lebih Cepat dari Jadwal

Abdul Wachid Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI Bersama Wakil Bupati Jepara Gus Haja, Tinjau Sekolah Rakyat
Sumber :
  • Vivajogja

JEPARA, VivaJogja - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, terus digenjot.

img_title Peran Sekolah Sangat Besar, Pelestarian Seni Ukir Jepara Harus Dimulai Sejak Usia Dini

Hingga awal Mei 2026, progres proyek strategis tersebut telah menembus 50 persen dan berpotensi selesai lebih cepat dari target.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, turun langsung meninjau lokasi pembangunan guna memastikan proyek berjalan sesuai jadwal sekaligus menjaga kualitas konstruksi.

img_title Pabrik Garmen Legendaris di Jepara Tutup, 670 Karyawan Kehilangan Pekerjaan

Ia didampingi Wakil Bupati Jepara M Ibnu Hajar, Kepala Dinsospermades Muh Ali, serta anggota DPRD Jepara M Harisman Fauzan.

‎“Progresnya menggembirakan dan sesuai jadwal. Bahkan ada peluang selesai lebih cepat,” ujar Wachid, Sabtu (2/5).

img_title Progres Hampir 50 Persen, Bupati Jepara Pastikan Jalan Perbatasan Jepara-Demak Tepat Waktu

‎Sekolah Rakyat yang berdiri di atas lahan seluas 10,2 hektare ini mulai dibangun sejak Desember 2025 dengan durasi pengerjaan delapan bulan. 

‎Secara resmi ditargetkan rampung Juli 2026, namun pihak pelaksana optimistis proyek bisa selesai pada Juni jika kondisi cuaca tetap mendukung.

‎Sebanyak 27 gedung tengah dibangun dalam konsep boarding school terpadu. Fasilitasnya mencakup ruang belajar, asrama, gedung olahraga, ruang pertemuan, tempat ibadah, dapur, hingga ruang terbuka hijau.

‎Program Sekolah Rakyat berada di bawah Kementerian Sosial dan menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Sekolah ini ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 atau kelompok sangat miskin dan miskin.

‎“Sekolah rakyat ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan berkualitas,” tegas Wachid atau biasa di panggil Abah.

‎Pengawasan Komisi VIII, lanjutnya, tidak hanya berhenti pada tahap pembangunan, tetapi juga akan berlanjut hingga operasional sekolah.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Jepara M Ibnu Hajar memastikan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut, termasuk dalam pendataan calon siswa.

‎“Kami dukung 100 persen. Bahkan sebelumnya kami sudah mengoperasikan SR rintisan di BLK Pecangaan,” ujarnya.

‎Dengan progres yang terus melaju dan dukungan lintas pihak, Sekolah Rakyat Suwawal Timur diharapkan segera beroperasi dan menjadi instrumen nyata pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan di Jepara.