AstraPay Rayakan HUT Ke-6, Perkuat UMKM dan Ekosistem Digital Nasional
- jogja.viva.co.id / Fuska Sani Evani
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Semangat transformasi digital dan pemberdayaan UMKM menjadi fokus dari perayaan hari ulang tahun ke-6 AstraPay. Momentum ini dimanfaatkan perusahaan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong generasi muda agar lebih aktif dalam ekosistem ekonomi digital nasional.
Chief Product Officer AstraPay, Arthur Purnama, menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari layanan pembayaran digital, tetapi juga dari kemampuan memahami kebutuhan bisnis dan masyarakat secara lebih luas.
“Keberhasilan ini bukan sekadar kegiatan pembayaran, tetapi juga bagaimana kita memahami bisnis perusahaan dengan lebih baik. Dengan kemampuan yang kita miliki, kita yakin dapat memberikan layanan terbaik bagi pelanggan dan masyarakat,” ujar Arthur dalam acara workshop UMKM dan jurnalis bertajuk “Beyond News: Crafting Powerful Feature Stories that Drive Impact”, di Yogyakarta, Sabtu (09/05/2026) yang merupakan rangkaian perayaan HUT AstraPay.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM menjadi salah satu fokus utama perusahaan. Upaya tersebut dilakukan melalui program digitalisasi usaha, penguatan manajemen bisnis, hingga kolaborasi bersama berbagai pihak untuk memperluas peluang ekonomi masyarakat. Arthur juga menyinggung pengalaman pengembangan usaha di Jepang sebagai salah satu referensi yang relevan diterapkan di Indonesia, terutama dalam membangun budaya inovasi dan keberlanjutan bisnis.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas dukungan terhadap transformasi digital dan penguatan ekonomi nasional. Menurutnya, inovasi harus berjalan beriringan dengan keamanan dan kepercayaan publik. “Kepercayaan menjadi fondasi penting dalam pembangunan ekonomi. Karena itu, inovasi harus dibangun dengan keamanan, kepatuhan, dan layanan yang terpercaya,” katanya.
Sementara itu, Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Yunia Arthandany, menilai perkembangan ekonomi digital saat ini membuka peluang besar bagi UMKM dan generasi muda untuk berkembang lebih cepat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dunia usaha kini banyak didominasi kelompok milenial dan generasi muda yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital. Karena itu, edukasi dan literasi keuangan dinilai menjadi aspek penting agar transformasi digital dapat berjalan optimal. “Komitmen kami adalah memperkuat layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus membangun jaringan keamanan yang kokoh. Dengan begitu, UMKM dan sektor wisata dapat berkembang lebih baik dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Yunia.