Yogyakarta Jadi Rujukan Nasional Mutu Pendidikan

Walikota Yogya Hasto Wardoyo menandatangani komitmen bersama peleksanaan SPMB
Sumber :
  • Dok Humas Pemkot Yogya

 

img_title Pemkot Yogyakarta Permudah Akses Rekam KTP-el bagi Pelajar SMA/SMK

YOGYAKARTA, VIVA Jogja   Kota Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih capaian tertinggi dalam implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan. Penghargaan ini diberikan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DIY Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta dalam acara Apresiasi Pendidikan Jogja 2026 yang digelar di Taman Budaya Embung Giwangan, Kamis (21/05/2026).

Indeks SPM pendidikan Kota Yogyakarta mencatat skor 92,53 dengan kategori tuntas utama, menempatkan kota ini di peringkat pertama dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Atip Latipulhayat, kepada Kepala Dindikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori. Kehadiran Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dalam acara tersebut semakin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan.

img_title Festival Mustika Rasa Jadi Momentum Dorongan Anggaran Stunting, Eko Suwanto Tegaskan Komitmen 2027

Dalam sambutannya, Hasto menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih. Ia mengingatkan bahwa prestasi ini tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri. “Kami bersyukur capaian SPM pendidikan kami terbaik se-Indonesia. Tentu tidak berhenti sampai di situ. Kami berharap jangan hanya bangga dengan angka yang tinggi, tapi mutu pendidikannya harus bagus. Semua harus bermutu, tidak hanya siswanya, gurunya, tapi kita semua,” ujarnya.

Hasto menekankan bahwa Yogyakarta memiliki indeks pembangunan manusia (IPM) yang cukup tinggi, yakni 89,53. Kontribusi besar terhadap IPM itu datang dari rata-rata lama sekolah yang mencapai 12–13 tahun serta harapan lama sekolah hingga 17,67 tahun. Namun ia mengakui masih ada pekerjaan rumah besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan generasi muda. “Yogya tidak punya sumber daya alam, yang kita miliki hanya sumber daya manusia. Oleh karena itu pendidikan menjadi fokus utama agar SDM kita produktif, unggul, dan berkarakter,” tambahnya.

img_title Wastuprana: Jalinan Sejarah Yogyakarta dan Ternate dalam Lawatan Nusaraya

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Atip Latipulhayat, memberikan apresiasi atas capaian Kota Yogyakarta yang berada di atas rata-rata nasional. Ia menegaskan bahwa visi Kemendikdasmen adalah menghadirkan pendidikan yang bermutu bagi semua. “Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan di Kota Yogyakarta atas capaian penyelenggaraan pendidikan. Itu dibuktikan dengan hasil tes kemampuan akademik tertinggi secara nasional. Kebijakan dan pendekatan yang dilakukan pemerintah daerah sudah tepat,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title