UMY Rintis Koperasi Syariah Pertama di Mindanao

KKN Internasional UMY di Mindanao
Sumber :
  • Dok UMY

BANTUL, VIVA Jogja - Upaya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam memperluas pengabdian masyarakat internasional menemukan momentum penting di Mindanao. Wilayah dengan populasi sekitar 19 juta jiwa ini, di mana lima juta di antaranya beragama Islam, selama lebih dari setengah abad belum memiliki koperasi berbasis syariah. Padahal, perbankan syariah sudah hadir di Filipina sejak 1973 melalui Amanah Islamic Bank. Kekosongan tersebut kini mulai diisi dengan langkah strategis UMY yang merintis koperasi syariah pertama di kawasan itu.

img_title UMY Siapkan SMP Muhammadiyah Sapen Universal School Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Pada Selasa (31/3), tim pengabdian UMY menggelar One Day Workshop on Developing Islamic Scheme for Micro Finance di Mindanao State University–Iligan Institute of Technology (MSU-IIT). Kegiatan ini bukan sekadar agenda akademik, melainkan sebuah inisiatif untuk membangun fondasi ekonomi umat yang lebih inklusif. Ketua Tim Pengabdian, Prof. Rizal Yaya, menjelaskan bahwa pemilihan Mindanao didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat Muslim yang hingga kini belum memiliki akses terhadap koperasi syariah. Menurutnya, keberadaan lembaga keuangan mikro berbasis syariah sangat mendesak untuk mendukung usaha kecil dan menengah di tingkat akar rumput.

Sebagai solusi, UMY membawa model Baitul Maal wat Tamwil (BMT) yang telah lama berkembang di Indonesia. Model ini dianggap relevan karena mengintegrasikan aspek sosial dan ekonomi dengan nilai-nilai Islam, serta memberikan fleksibilitas bagi komunitas lokal untuk mengadaptasinya. Praktik pengelolaan BMT UMY periode 2021–2026 dijadikan rujukan utama dalam proses transfer pengetahuan. Rizal menegaskan bahwa workshop ini mencakup modul-modul penting, mulai dari pemahaman akad hingga penyusunan roadmap implementasi, dengan tujuan mengubah masyarakat dari sekadar pengguna layanan perbankan menjadi pengelola mandiri koperasi syariah.

img_title UMY Targetkan 7.500 Mahasiswa Baru, Dosen Diminta Aktif Promosikan Kampus

Inisiatif ini mendapat dukungan dari mitra lokal, termasuk praktisi hukum dan perbankan Filipina. Mr. Jalani M. Ramos dari Amanah Islamic Bank dan Dr. Leonilo Go Paulin, pakar hukum syariah, turut terlibat untuk memastikan model BMT yang diadaptasi tetap sesuai dengan regulasi nasional. Keterlibatan mereka dianggap krusial agar koperasi syariah yang dirintis tidak hanya relevan secara sosial, tetapi juga sah secara hukum.

Sebagai hasil awal, workshop menghasilkan draf produk keuangan berbasis akad murābaḥah dan mushārakah. Dokumen ini diproyeksikan menjadi fondasi bagi pendirian koperasi syariah pertama di lingkungan MSU-IIT National Multi-Purpose Cooperative. Dengan demikian, langkah UMY tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga menutup kevakuman panjang dalam ekosistem keuangan syariah di Mindanao.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Tim KHAD ECO Diesel UMY Raih Podium di KMHE 2026