Sayonara Tradisi Dandangan, Selamat Datang Ramadan
- arif
Syaifudin mengaku tidak bisa menentukan kepastian tanggal dimulainya awal bulan Ramadan pada tahun ini. Karena itu, ia meminta warga bersabar untuk menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Pusat.
"Saya mewakili pengurus Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus tidak bisa menentukan awal Ramadan. Nanti setelah magrib waktunya Rikyatul Hilal, untuk itu masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait awal penetapan Bulan Ramadan," terang Syaiffudin.
Masyarakat menunggu pengumuman awal Ramadan di Masjid Menara Kudus
- arif
Sementara itu, Bupati Kudus yang diwakili Sekretaris Daerah Kudus, Revlisianto Subekti menambahkan, tradisi Dandangan adalah warisan budaya dari Kanjeng Sunan Kudus Syekh Ja'far Shodiq yang harus dirawat dan dikembangkan.
"Dandangan adalah tradisi menyambut Ramadan yang dilakukan Sunan Kudus Syekh Ja'far Shodiq. Tugas kita saat ini adalah merawat tradisi tersebut," ujar Revli saat melepas kirab Dandangan di halaman Pendapa Kudus menuju kawasan Masjid dan Makam Sunan Kudus.
Tradisi yang digelar menyambut datangnya bulan Ramadan ini, telah berkembang dari tahun ke tahun dengan melibatkan banyak UMKM. Selain syiar agama Islam, Dandangan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kudus.
Bahkan tradisi ini diakui sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Kabupaten Kudus. Even Dandangan yang digelar sejak 19 Februari lalu telah berakhir pada Jumat (28/2/2025). Mengingat, prediksi 1 Ramadan jatuh pada esok Sabtu yakni 1 Maret 2025. Tradisi Dandangan ditutup dengan kirab.