Gen Z Ikut Ramaikan Lomba Rakyat di Karanganyar, Permainan Tradisional Kembali Hidup
- VIVA Jogja
Perbedaan permainan membuat suasana arena terus bergerak. Ketika peserta bertanding, penonton ikut memberikan dukungan dari sisi arena. Tawa dan sorakan pun muncul mengikuti jalannya perlombaan.
Antusiasme remaja dan Gen Z memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.
Permainan yang sederhana justru menjadi ruang bagi mereka untuk berinteraksi secara langsung, berkompetisi dan menikmati suasana perayaan kemerdekaan bersama warga lainnya.
Tri Haryadi mengatakan antusiasme masyarakat menjadi tanda bahwa kegiatan yang menghadirkan permainan tradisional masih memiliki tempat ketika dikemas dalam suasana kebersamaan.
"Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga. Partai Demokrat Karanganyar akan selalu hadir di tengah masyarakat, menguatkan tali silaturahmi, dan menjaga nilai-nilai nasionalisme agar tetap hidup di hati generasi penerus," ujarnya.
Lomba Rakyat tersebut digelar selama dua malam, 22-23 Agustus 2026, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dan foto bersama peserta serta jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Karanganyar.
Di tengah banyaknya pilihan hiburan, arena di Dusun Kebak memperlihatkan bahwa permainan rakyat masih bisa menjadi alasan generasi muda untuk berkumpul. Bukan karena permainannya rumit, melainkan karena keseruannya terasa ketika dimainkan bersama.