Paskibraka DIY 2026, Wujud Semangat Generasi Muda Yogyakarta

Ramah Tamah Paskibraka se-DIY bersama Gubernur di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan Yogyakarta
Sumber :
  • Dok Humas Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan apresiasi tinggi kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) se-DIY tahun 2026 atas totalitas, semangat juang, dan keberanian yang ditunjukkan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, sikap dan semangat yang ditampilkan, terutama melalui yel-yel yang dipersembahkan, mencerminkan karakter Yogyakarta yang sesungguhnya. Generasi muda yang tergabung dalam Paskibraka se-DIY dinilai telah menunjukkan keberanian, rasa percaya diri, serta tanggung jawab yang kuat.

img_title Sri Sultan Tegaskan Pembangunan Makodam XXVI/Mataram Harus Sesuai Prosedur, Hak Masyarakat untuk Berdemo Tetap Dijamin

Dalam sambutannya pada acara Ramah Tamah Paskibraka se-DIY bersama Gubernur di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (18/08/2026), Sri Sultan menegaskan bahwa penampilan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ia melihat adanya perubahan signifikan dalam cara anggota Paskibraka mengekspresikan diri. “Kalau sebelumnya itu malu-malu, saya berharap anak-anak muda Yogyakarta harus punya semangat tinggi, tidak usah malu-malu, total dengan apa yang harus bisa kamu lakukan,” ujarnya.

Sri Sultan menilai bahwa yel-yel yang dibawakan kali ini menunjukkan fighting spirit yang kuat. Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, rasa malu yang sering membatasi ekspresi generasi muda harus dikalahkan dengan keberanian dan totalitas. “Hari ini saya perlu mengapresiasi, adik-adik ini total dalam melakukannya. Itulah yang mestinya terjadi, sebagai cara menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

img_title Eko Suwanto Desak Gerakan Bersih Sungai dan Audit Lingkungan, DIY Diminta Siaga Hadapi Ancaman Bencana Musim Hujan

Lebih jauh, Sri Sultan mengingatkan bahwa perjuangan, pengorbanan, dan rasa lelah yang dialami selama proses pendidikan Paskibraka harus dimanfaatkan sebagai pengalaman berharga. Nilai-nilai yang diperoleh hendaknya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat. Ia menekankan bahwa ilmu yang didapat selama pendidikan Paskibraka tidak dimiliki oleh semua anak muda, sehingga para anggota harus bangga dengan pencapaian mereka. “Ilmu pemahaman itu tidak sembarang anak-anak muda mendapatkannya. Sehingga Anda harus bangga dengan semua apa yang Anda capai di dalam melaksanakan tugas sebagai Paskibraka,” tegasnya.

Selain itu, Sri Sultan mengingatkan agar generasi muda tidak terlena dengan kemudahan teknologi. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan secara bijak agar tidak mengikis karakter luhur dan budaya. Ia berharap semangat Paskibraka tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai, melainkan terus berlanjut dalam menghadapi tantangan kehidupan. “Harapan saya, sebagai anggota Paskibraka, Anda bisa lebih dewasa, lebih bisa memahami bagaimana kehidupan itu penuh tantangan, kegagalan, dan kesuksesan tergantung bagaimana Anda sendiri melihat, merasakan, dan mengalami proses hidup,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title KONI DIY Hadirkan Podcast OBRAS, Kisah Atlet Asian Games Jadi Episode Perdana