Kantor Imigrasi Wonosobo Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik
- Foto : Dok. Imigrasi Wonosobo
WONOSOBO, VIVA Jogja – Kantor Imigrasi Wonosobo raih penghargaan atas capaian Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025.
Pihak kementerian menganugerahkan predikat Kualitas Pelayanan Baik kepada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo tersebut.
Pemberian apresiasi tinggi ini membuktikan komitmen jajaran instansi dalam menghadirkan standar pelayanan publik yang transparan.
Selain itu, jajaran petugas secara konsisten menjaga layanan agar selalu akuntabel serta bebas dari tindakan maladministrasi.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan memberikan apresiasi ini secara langsung kepada Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo, Taufan.
Penyerahan reward berlangsung di sela kunjungan kerja tim gabungan pada hari Senin, 18 Mei 2026.
Agenda penting tersebut dihadiri jajaran Setjen Kemenimipas, Direktorat Jenderal Imigrasi, serta perwakilan Ombudsman RI.
Pencapaian bergengsi ini memperkuat bukti bahwa kualitas mutu layanan kantor imigrasi terus mendapatkan pengakuan positif.
Sebelumnya, Ombudsman Republik Indonesia juga sudah menyerahkan penghargaan serupa kepada instansi tersebut.
Anugerah kepatuhan standar pelayanan tersebut diserahkan langsung kepada Taufan pada tanggal 7 April 2026.
Penyerahan apresiasi kala itu bertempat di Kantor Wilayah Ditjenim Jawa Tengah.
Pengawasan Pelayanan Publik dan Pencegahan TPPO
Dalam kunjungan kerja di Wonosobo, hadir perwakilan Ombudsman RI yaitu Aidya Wulan Sapithri bersama Andi.
Selain itu, Andi Amrullah Armansyah dari Biro SDM Ortala Sekretariat Jenderal Kemenimipas turut mendampingi.
Selain memberikan apresiasi, tim gabungan berfokus membahas tindak lanjut Policy Brief dari Ombudsman RI.
Pembahasan tersebut sangat krusial guna mencegah penanganan Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Di samping itu, jajaran instansi berupaya keras menghentikan potensi Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
Kegiatan strategis ini menjadi sarana mengumpulkan masukan penting untuk penyusunan kebijakan anyar Direktorat Jenderal Imigrasi.
"Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Kantor Imigrasi Wonosobo raih penghargaan atas kerja keras seluruh jajaran," ujar Taufan.
"Oleh karena itu, kami terus berkomitmen menjaga transparansi demi memberikan kenyamanan layanan terbaik bagi seluruh warga," tambahnya.
Selanjutnya, sistem pengawasan internal akan terus diperkuat melalui skema kerja sama antarlembaga secara intensif.
Kolaborasi ini melibatkan instansi Ditjen Imigrasi, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), serta Kepolisian.