TPID DIY Pantau Sapi Kurban Milik Presiden
- Humas Pemda DIY
Sementara itu, saat ditemui di peternakan Sari Lembu Segoroyoso, Agus Basuki pun memperkenalkan Anom, sapi peranakan ongole yang terpilih menjadi salah satu sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 2025 mendatang. Anom yang saat ini berumur sekitar 3,5 tahun, ia beli dari petani Banguntapan saat sapi tersebut berusia 1,5 tahun lalu, kemudian membesarkannya sampai sekarang. Rencananya, Anom akan disembelih di Masjid Wonokromo, Pleret.
Agus mengaku, awalnya ia belum ingin menjual Anom. Namun dokter hewan setempat menyarankan Agus untuk mengikutsertakan Anom pada seleksi hewan kurban presiden tahun ini. Ini pun menjadi kali pertama Agus mendaftarkan hewan ternaknya untuk mengikuti seleksi hewan kurban presiden.
“Baru pertama kali ini saya mengikutkan seleksi untuk hewan kurban presiden dan alhamdulillah lolos. Sangat senang dan sangat bangga. Proses seleksinya ini sekitar 2 minggu lebih. Dari kemarin banyak yang sudah berdatangan untuk ambil feses, cek darah, dan lain-lain. Alhamdulillah sapi ini lolos masuk kriteria dan dinyatakan sehat untuk kurban Bapak Presiden,” jelas Agus.
Selama ini, Anom dibesarkan dengan perawatan yang wajar seperti hewan ternak pada umumnya. Namun, Agus memang sangat mengutamakan kebersihan dan nutrisi seluruh hewan ternak yang ia rawat, termasuk secara rutin memberikan vitamin.
Selain jenis peranakan ongole, beberapa jenis sapi yang dipelihara Agus, yakni seperti Sapi Peranakan Simmental (PSS) dan Sapi Peranakan Belgia (SPB). Saat ini, stok sapi yang dimilikinya sebanyak 50 ekor, dengan harga berkisar mulai dari 25-100 juta rupiah.
“Beratnya bermacam-macam. Ada yang di atas 500, ada yang 500 kilogram kurang sedikit,” imbuh Agus.
Dalam pemantauan TPID DIY, Pengelola Lintang Songo Farm, Nur Laili Maharani menyampaikan, stok sapi kurban jenis Bali yang sempat tersedia sebanyak 90 ekor sudah ludes terjual. Saat ini, pihaknya masih menunggu pengiriman 100 ekor sapi tambahan dari Bali.
Sapi Bali yang diternak Lintang Songo Farm memiliki berat 400-500 kilogram. Sebelum 5 Mei 2025, harga sapi hidup Rp70.000/kg. Setelah itu mengalami kenaikan menjadi Rp71.500/kg. Harga sapi yang paling banyak diminati berkisar Rp22-23 juta.