Polda DIY Bersama Instansi Terkait Lakukan Pembersihan Pasca Aksi
- Humas Polda DIY
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Paska demo yang berujung anarkis di sekitar Markas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Mapolda DIY), jajaran Polda DIY bersama sejumlah instansi pemerintah dan mitra kerja melakukan aksi pembersihan jalan dan pemulihan fasilitas umum. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa Progo I 2025, khususnya Subsatgas Kamseltibcarlantas Satgas Preventif, yang bertujuan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
Pembersihan dilakukan sejak Selasa (9/9) dengan melibatkan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) DIY, Dinas PUP ESDM DIY, Dinas PUPKP Kabupaten Sleman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman, serta PT Adhi Karya. Fokus kegiatan meliputi penghapusan coretan di badan jalan, penataan ulang water barrier, serta pengisian ulang air sebagai bagian dari pengamanan jalur.
Aksi demonstrasi yang berlangsung sejak akhir Agustus sempat memblokade Ring Road Utara dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas Mapolda DIY, termasuk gedung SPKT, pagar, dua unit mobil, mesin ATM, dan beberapa sepeda motor. Pemerintah Kabupaten Sleman menurunkan puluhan petugas kebersihan untuk membantu proses pembersihan puing-puing dan material terbakar.
Menurut data internal Polda DIY, kerusakan fasilitas umum akibat aksi tersebut diperkirakan mencapai nilai Rp1,2 miliar. Selain itu, lalu lintas di sekitar lokasi sempat lumpuh selama lebih dari 6 jam, berdampak pada aktivitas warga dan distribusi logistik.
Apresiasi dan Komitmen Sinergi
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam pemulihan pascademo. “Kami berterima kasih kepada instansi terkait yang bersama-sama dengan Polda DIY ikut serta menjaga ketertiban dan memulihkan kondisi jalan agar kembali normal. Hal ini menunjukkan komitmen kita semua dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar respons terhadap kerusakan, tetapi juga bentuk nyata sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan mitra kerja dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Polda DIY menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperkuat sistem pengamanan dan mitigasi risiko di ruang publik. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pemasangan kamera pemantau tambahan di titik-titik rawan serta peningkatan patroli gabungan di kawasan strategis.