Bandara Adisutjipto layani 139 Ribu penumpang
- Istimewa
SLEMAN, VIVA Jogja - Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta menutup Posko Pelayanan Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan capaian signifikan. Selama 21 hari pelaksanaan posko, terhitung sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bandara mencatat lonjakan trafik penumpang dan pesawat yang jauh melampaui tahun sebelumnya.
General Manager Bandara Adisutjipto, Wibowo Cahyono Soekadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran operasional selama masa libur akhir tahun. “Kami berterima kasih atas sinergi seluruh stakeholder bandara dalam menjaga keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan sesuai prinsip 3S + 1C. Posko berjalan lancar dengan catatan zero accident,” ujarnya dalam keterangan tertulisanya.
Selama periode posko, Adisutjipto melayani 13.117 penumpang, meningkat 123 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 5.880 penumpang. Pergerakan pesawat juga melonjak tajam, dari 122 penerbangan menjadi 308 penerbangan, termasuk 70 ekstra flight yang diajukan oleh sejumlah maskapai untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Secara akumulatif, sepanjang tahun 2025, Bandara Adisutjipto melayani 139.699 penumpang, naik 10 persen dari tahun 2024 yang mencatat 126.757 penumpang. Pergerakan pesawat pun mengalami kenaikan signifikan, dari 2.536 flight pada 2024 menjadi 3.319 flight di tahun 2025, atau meningkat 31 persen.
Rute penerbangan dari dan menuju Jakarta masih menjadi yang paling dominan, dengan total 137.884 penumpang. Sementara rute ke Karimunjawa mencatat 759 penumpang, disusul oleh destinasi lain seperti Bandung, Pangandaran, dan Surabaya.
Wibowo menambahkan, peningkatan trafik ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan rute baru dari Bandara Adisutjipto. “Kami berharap maskapai dapat membuka lebih banyak rute agar masyarakat memiliki pilihan penerbangan yang lebih beragam. Dengan pesawat jenis ATR yang kami layani, kami berkomitmen memberikan pengalaman terbang yang aman, nyaman, dan berkesan,” tutupnya.
Dengan tren pertumbuhan yang konsisten, Bandara Adisutjipto optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas konektivitas udara dari Yogyakarta ke berbagai wilayah di Indonesia.