Pemkot Yogyakarta Perkuat Program Vaksinasi Hewan

Vaksinasi strategis Pemkot Yogya
Sumber :
  • Dok Humas Pemkot Yogya

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya menjaga kesehatan hewan dan mencegah penyebaran penyakit menular melalui program vaksinasi yang terus digiatkan. Sepanjang tahun 2025, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) berhasil melaksanakan sejumlah vaksinasi strategis, mulai dari rabies hingga penyakit mulut dan kuku (PMK).

img_title Semarak Kebersamaan Lansia dan PAUD Mantrijeron Jadi Wadah Pelayanan Publik

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Yogyakarta, Sri Panggarti, menyebut vaksinasi rabies gratis bagi anjing, kucing, dan kera telah digelar pada Februari dan September 2025 di kelurahan, praktik dokter hewan mandiri, serta Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta. “Alhamdulillah, setelah program vaksinasi berjalan, hingga kini Kota Yogyakarta masih dinyatakan bebas rabies,” ujarnya.

Selain rabies, vaksinasi PMK untuk sapi, kambing, dan domba dilaksanakan pada Januari, Februari, Maret, dan Juli 2025. Vaksinasi Newcastle Disease (ND) bagi unggas juga rutin dilakukan setiap Selasa di Poliklinik Hewan dengan mekanisme retribusi. Tak hanya itu, pada Desember 2025 DPP melaksanakan vaksinasi ayam petelur di Kelompok Ternak Winongo Asri dengan berbagai jenis vaksin, termasuk Avian Influenza dan Coryza. Ayam petelur tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong Penguatan Potensi Kelurahan untuk Ungkit Ekonomi Lokal

Hasilnya, sepanjang 2025 tidak ditemukan kasus PMK maupun ND di Kota Yogyakarta. Kondisi ini memperkuat status kota sebagai wilayah yang aman dari penyakit hewan menular.

Memasuki tahun 2026, DPP kembali menyiapkan program lanjutan. Vaksinasi rabies gratis akan digelar pada Februari dan September, sementara layanan reguler tetap tersedia setiap hari di Poliklinik Hewan. Vaksinasi PMK dijadwalkan pada Februari dan Juli, sedangkan vaksinasi ND untuk unggas tetap berlangsung rutin setiap Selasa. Program vaksinasi ayam petelur juga akan kembali dilaksanakan sesuai jadwal kelompok ternak.

img_title Job Fair Kota Yogyakarta 2026: Ribuan Lowongan Kerja dan Komitmen Dunia Usaha Inklusif

Tak hanya vaksinasi, DPP juga menyiapkan agenda lain seperti peningkatan kapasitas SDM kesehatan hewan, pengawasan lalu lintas hewan, monitoring hewan kurban, pelayanan kesehatan hewan gratis, hingga sterilisasi kucing liar di pasar dan bangunan pemerintah. Kontes Kuda Andong, pembinaan unit usaha kesehatan hewan, serta pengawasan rumah potong hewan juga masuk dalam agenda tahun ini.

Sri Panggarti menegaskan, keberlanjutan program kesehatan hewan menjadi kunci menjaga Kota Yogyakarta tetap bebas dari penyakit strategis dan zoonosis. “Harapannya, program yang sudah berjalan dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Dengan sinergi pemerintah, swasta, dan masyarakat, kami optimistis Yogyakarta tetap menjadi kota yang aman, sehat, dan mendukung ketahanan pangan,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title