“Jogja Tanpa Rumput”, Ciptakan Kota Bersih dan Rapi
- Humas Pemkot Yogya
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Kota Yogyakarta terus berbenah. Program unggulan bertajuk “Jogja Tanpa Rumput” kini digerakkan Pemerintah Kota sebagai wujud komitmen menjaga kebersihan dan kerapian ruang publik. Pada Minggu pagi, Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo turun langsung bersama warga Mantrijeron dan Ngampilan untuk membersihkan rumput liar, sampah, serta membongkar bangunan tak berizin di sepanjang Jalan KH Wahid Hasyim dan Jalan Suryowijayan.
Dalam kesempatan itu, Hasto menegaskan bahwa wajah kota harus tampil layak sebagai destinasi wisata dan kota budaya. Ia menyampaikan cita-cita menjadikan Yogyakarta sebagai “the little Singapore”, sebuah kota yang tertata rapi, indah, dan memberi kesan positif bagi setiap pengunjung. Menurutnya, kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan peran aktif masyarakat agar ruang kota benar-benar mencerminkan keramahan dan keteraturan.
Aksi bersih-bersih ini tidak berhenti pada satu kali kegiatan. Pemerintah Kota memastikan kegiatan serupa akan dilakukan rutin setiap dua pekan. Program Jogja Tanpa Rumput menyasar seluruh wilayah, mulai dari jalan utama hingga kawasan permukiman dan wisata. Fokusnya bukan sekadar menyingkirkan rumput liar dan sampah, tetapi juga menata fasilitas umum agar lebih ramah bagi warga.
Bangunan liar yang berdiri di tepi jalan turut dibongkar dalam kegiatan tersebut. Pemkot menilai keberadaannya merusak estetika kota dan mengganggu fungsi ruang publik. Area bekas bangunan nantinya akan ditata ulang menjadi taman kota, sehingga selain lebih bersih dan tertib, kawasan itu juga diharapkan menjadi ruang hijau yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
Dengan langkah ini, Yogyakarta diharapkan tampil sebagai kota yang bersih, rapi, dan nyaman, bukan hanya bagi warganya, tetapi juga bagi wisatawan yang datang menikmati pesona budaya dan keindahan kota.