InJourney Perkuat Pemulihan Pascabencana di Sumatera
- Istimewa
VIVA Jogja - Upaya pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera terus digencarkan oleh PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Melalui program InJourney Care, holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata ini kembali menyalurkan bantuan yang menyasar kebutuhan logistik, pemulihan ekonomi, serta dukungan sosial masyarakat terdampak.
Dalam seremoni di Aceh Tamiang, bantuan diserahkan secara simbolis berupa perahu nelayan untuk Desa Bedari. Perahu tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas warga dan kegiatan sekolah yang sempat terhenti akibat banjir. Selain itu, sejumlah peralatan usaha seperti oven, mixer, dan alat doorsmeer juga diberikan kepada pelaku UMKM agar mereka dapat kembali berproduksi dan menggerakkan roda ekonomi lokal.
Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman dalam keterangan tertulisanya, menegaskan bahwa pemulihan pascabencana menjadi prioritas utama. “Kami memastikan bantuan tidak berhenti pada fase tanggap darurat. Pemulihan ekonomi warga melalui dukungan UMKM, layanan kesehatan, hingga pemulihan lingkungan menjadi fokus agar masyarakat bisa kembali produktif,” ujarnya.
Sejak banjir dan longsor melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, InJourney telah menyalurkan empat ton logistik, mengerahkan 44 relawan dari berbagai entitas, serta memberikan dukungan kepada 24 UMKM. Para relawan juga melakukan pembersihan fasilitas umum dan lingkungan, termasuk merevitalisasi 24 sumur warga yang sebelumnya tertutup lumpur. Kini, sumur-sumur tersebut kembali berfungsi sebagai sumber air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lebih dari 12.500 jiwa terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera sepanjang Januari 2026. Kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp 85 miliar, meliputi kerusakan rumah, lahan pertanian, serta fasilitas umum. Sementara itu, sekitar 40 persen UMKM di sektor kuliner dan jasa mengalami penurunan omzet hingga 70 persen.
Selain bantuan logistik dan dukungan UMKM, InJourney juga menyediakan layanan kesehatan dasar, pemeriksaan gratis, serta pendampingan psikososial bagi anak-anak dan keluarga. Kegiatan trauma healing ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulih secara mental setelah menghadapi bencana.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra lokal, InJourney berkomitmen memastikan seluruh bantuan tepat sasaran dan berdampak langsung pada pemulihan masyarakat. “Kami berharap dukungan ini dapat mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga, sehingga mereka bisa kembali beraktivitas secara aman, sehat, dan produktif,” tutup Herdy Harman.