DIY akan Coba Car Free Day di Kantor Gubernur

Sekda DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti
Sumber :
  • Humas Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar uji coba Car Free Day di kawasan Kepatihan. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi sekaligus mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengubah pola mobilitas sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, ASN diminta datang ke kantor dengan moda transportasi ramah lingkungan seperti sepeda dan layanan bus Trans Jogja. Bagi mereka yang tetap membawa kendaraan pribadi, Pemda DIY menyediakan Tempat Parkir Khusus di Ketandan agar kawasan Kepatihan tetap steril dari kendaraan bermotor.

img_title Jogja Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Expo Bisnis, Dorong UMKM Tembus Pasar Nasional hingga Global

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menjelaskan bahwa uji coba ini merupakan tahap awal untuk melihat respons ASN, kesiapan fasilitas, serta dampaknya terhadap aktivitas pemerintahan. Ia menekankan bahwa Car Free Day bukan sekadar pembatasan kendaraan, melainkan sarana membangun kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, jika hasil evaluasi menunjukkan dampak positif, kebijakan ini bisa diperluas ke kantor-kantor lain di luar Kepatihan.

Meski demikian, pemerintah tetap memberikan pengecualian bagi sejumlah kendaraan, seperti kendaraan dinas Gubernur dan Wakil Gubernur, tamu VIP dan VVIP, kendaraan operasional berpelat merah dalam kondisi tertentu, ambulans, pemadam kebakaran, kendaraan difabel, serta sepeda kayuh. Pemda DIY menegaskan bahwa penerapan kebijakan ini tetap fleksibel agar layanan publik dan aktivitas pemerintahan tidak terganggu.

img_title Wagub DIY dan Kapolda Baru Sepakat Selaraskan Penanganan Dinamika Sosial

Dalam uji coba tersebut, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah turut menggunakan Trans Jogja. Ni Made berharap langkah ini menjadi teladan sekaligus sarana sosialisasi kepada masyarakat agar semakin banyak yang beralih ke transportasi umum. Ia mengakui bahwa layanan Trans Jogja masih menghadapi tantangan, terutama akses menuju halte. Menurutnya, halte tidak harus permanen, melainkan bisa menggunakan model portabel atau bus stop sederhana yang tidak memakan badan jalan.

Car Free Day Kepatihan juga dinilai sejalan dengan konsep tata ruang dan mobilitas Sumbu Filosofi Yogyakarta yang menekankan pengurangan emisi. Kawasan Margomulyo, tempat Kepatihan berada, masuk dalam rencana pengelolaan tata ruang yang menuntut konsistensi dengan prinsip ramah lingkungan.

img_title 15 Tahun KUSTOMFEST: “High Octane” Pacu Kreativitas Builder Kustom Indonesia

Data Dinas Lingkungan Hidup DIY menunjukkan bahwa sektor transportasi menyumbang sekitar 45 persen emisi karbon perkotaan di Yogyakarta. Sementara itu, Bappeda DIY mencatat bahwa 70 persen ASN masih menggunakan kendaraan pribadi untuk mobilitas harian. Uji coba serupa yang pernah dilakukan di kawasan Malioboro pada 2024 berhasil menurunkan volume kendaraan hingga 30 persen pada jam sibuk. WHO juga mencatat bahwa penerapan kebijakan transportasi ramah lingkungan di perkotaan dapat menurunkan risiko penyakit pernapasan hingga 20 persen dalam jangka panjang.

Halaman Selanjutnya
img_title