Diduga Korsleting, Elf Milik Warga Somosari Terbakar Saat Perjalanan Pulang ‎

Travel terbakar di Desa Somosari, (foto:istimewa)
Sumber :
  • Vivajogja

VIVAJogja –‎ JEPARA, Sebuah mobil Elf milik warga Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, terbakar di ruas jalan dekat Jembatan Kedung Gunting, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

img_title Pantang Menyerah, Daffa Pelukis Muda Difabel Asal Jepara Siap Harumkan Nama Daerah Lewat Lomba Polri

‎Informasi yang dihimpun menyebutkan kendaraan tersebut baru menyelesaikan perjalanan mengantar rombongan dari sebuah kegiatan religi dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Setelah seluruh penumpang turun di wilayah Jepara, kendaraan melanjutkan perjalanan menuju Desa Somosari hanya sopir.

img_title Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Kaligede Jepara, Polisi Lakukan Penyelidikan

‎Saat melintas di sekitar lokasi kejadian, pengemudi bernama Nur Khamid melihat kepulan asap muncul dari area dasbor sebelah kiri.

Menyadari adanya tanda-tanda kebakaran, ia segera menghentikan kendaraan dan berupaya memadamkan api menggunakan air serta pasir yang tersedia di sekitar lokasi.

img_title Bertahun-tahun Rusak, Jalan Mayong–Pancur Akhirnya Dibeton, Truk Tambang Dialihkan

‎Sejumlah warga yang kebetulan melintas turut membantu proses pemadaman. Namun kobaran api terus membesar dan dengan cepat menjalar ke bagian kendaraan lainnya.

‎Salah satu saksi, Muhammad Lutfi, mengatakan warga berusaha melakukan pemadaman secara manual sebelum petugas datang ke lokasi.

‎“Api sudah terlihat dari dalam kendaraan. Kami mencoba memadamkan dengan pasir dan peralatan seadanya, tetapi api terus membesar,” katanya.

‎Petugas Polsek Batealit yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengumpulkan keterangan saksi, serta membantu proses pemadaman. Polisi juga berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara.

‎Sekitar pukul 19.10 WIB, tiga unit mobil damkar tiba di lokasi. Setelah melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih 20 menit, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke area di sekitarnya.

‎Akibat kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan berat. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta. Selain itu, kendaraan diketahui belum memiliki perlindungan asuransi.

‎Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan. Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang.