Jepara Mulai Ubah Peta Investasi, Wisata Jadi Target Utama ‎

Bupati Jepara Witiarso Utumo Bersama Ketua DPRD Sesuai Paripurna
Sumber :
  • Vivajogja

VAIVAJogja –‎ JEPARA, Pemerintah Kabupaten Jepara mulai mengubah arah kebijakan investasi daerah dengan membuka peluang lebih besar bagi sektor pariwisata. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap industri manufaktur dan memperkuat sektor yang berbasis potensi lokal.

img_title Pabrik Garmen Legendaris di Jepara Tutup, 670 Karyawan Kehilangan Pekerjaan

‎Selama ini, Jepara dikenal sebagai daerah dengan kekuatan industri, terutama mebel dan ukir yang menjadi identitas daerah. Selain itu, kawasan industri di Jepara juga menjadi tujuan investasi perusahaan dari berbagai negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan China.

‎Namun, pemerintah daerah menilai pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya bertumpu pada satu sektor. Perubahan kondisi ekonomi global, persaingan industri, serta kebutuhan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas mendorong Jepara untuk mulai mencari sumber pertumbuhan baru.

img_title Progres Hampir 50 Persen, Bupati Jepara Pastikan Jalan Perbatasan Jepara-Demak Tepat Waktu

‎Sektor pariwisata dinilai menjadi salah satu pilihan strategis karena Jepara memiliki modal alam dan budaya yang kuat. Wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, kawasan pegunungan, hingga kekayaan sejarah dan seni budaya menjadi potensi yang masih dapat dikembangkan lebih besar.

‎Witiarso Utomo, mengatakan Jepara memiliki banyak potensi wisata yang belum seluruhnya digarap secara maksimal. Menurutnya, daerah ini memiliki keunggulan yang tidak hanya berasal dari industri, tetapi juga dari kekayaan alam yang dapat menjadi daya tarik investasi.

img_title Gus Haiz Pimpin PPP Jepara, Pertahankan Hattrick Kemenangan dan Bidik Orang Nomor Satu Jepara

‎“Secara potensi, Jepara luar biasa. Didukung sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang cukup baik. Karena itu, Jepara memiliki nilai jual yang kuat sebagai destinasi wisata,” ujar Witiarso yang akrab disapa Wiwit usai mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Jepara, Senin (22/6).

‎Salah satu kawasan yang menjadi perhatian utama adalah Kepulauan Karimunjawa. Kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan wisata unggulan dengan potensi laut, pantai, ekosistem bawah laut, serta panorama alam yang menjadi daya tarik wisatawan.

‎Selain Karimunjawa, Jepara juga memiliki potensi wisata daratan yang tersebar di sejumlah wilayah. Kawasan lereng Muria menawarkan wisata alam, sementara wilayah pesisir memiliki peluang pengembangan wisata bahari, kuliner, dan ekonomi kreatif.

‎Meski demikian, pengembangan pariwisata masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari infrastruktur pendukung, akses transportasi, kualitas layanan, hingga pengelolaan destinasi agar tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Halaman Selanjutnya
img_title