UGM Gelar Sarapan Gratis, Mahasiswa Lebih Siap Hadapi UAS

Sarapan gratis di UGM selama ujian akhir semester
Sumber :
  • Humas UGM

Dekan FIB, Prof. Setiadi, menilai program ini sebagai bentuk empati fakultas. “Kami melihat pentingnya kegiatan ini sebagai apresiasi dan dukungan bagi mahasiswa yang sedang menjalani ujian akhir semester,” katanya. Program yang sudah berjalan sejak 2023 ini bahkan menghadirkan menu kukusan yang menjadi favorit mahasiswa.

img_title Pemkot Yogyakarta Dorong UMKM Tembus Pasar Global Lewat INACRAFT Festival 2026

Di FMIPA, program sarapan gratis telah berlangsung tiga tahun. Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dr. Wiwit Suryanto, menjelaskan bahwa ide ini muncul setelah ada kasus mahasiswa pingsan saat ujian karena belum sempat sarapan. “Ibu-ibu Dharma Wanita yang mengelola kantin kecil sering berinteraksi dengan mahasiswa, sehingga tahu kondisi mereka,” jelasnya. Di FMIPA, sekitar 250 porsi sarapan dibagikan setiap hari selama dua minggu UTS dan UAS, dengan pendanaan 60 persen dari fakultas dan 40 persen dari kas Dharma Wanita.

Mahasiswa Fakultas Hukum, Okta Amaliya, menilai program ini cukup membantu, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal ujian pagi. “Kadang makanan tidak langsung dimakan, tapi bisa disimpan. Jumlah paket sekitar 200 porsi per hari, meski ke depan porsinya perlu ditambah,” katanya.

img_title Pemkot Yogyakarta Lepas 446 Mahasiswa KKN, Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Bangun Kampung

Program sarapan gratis di UGM mencerminkan komitmen kampus menghadirkan lingkungan akademik yang peduli pada kesejahteraan mahasiswa. Selain memberi asupan nutrisi, inisiatif ini juga menjadi wujud solidaritas antara fakultas, orang tua, dan Dharma Wanita. Harapannya, program ini terus berlanjut dan menginspirasi fakultas lain untuk melakukan hal serupa, sehingga mahasiswa dapat menghadapi ujian dengan kondisi fisik dan mental yang lebih siap.

 

img_title Pemkot Yogyakarta Gelar Seleksi Beasiswa Prestasi Kelurahan 2026, Nilai TKA dan TKAD Jadi Penentu