ISI Yogyakarta Resmi Buka Program Magister Desain
- Istimewa
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta resmi memperluas jangkauan pendidikan pascasarjana dengan membuka Program Studi Magister (S2) Desain di bawah naungan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD). Langkah strategis ini diambil untuk menjawab tantangan industri kreatif global yang semakin dinamis sekaligus memperkuat riset desain berbasis budaya.
Izin pendirian program studi baru ini berlaku mulai tahun akademik 2026–2027. Kehadiran jenjang S2 Desain di ISI Yogyakarta diharapkan menjadi wadah bagi praktisi maupun akademisi untuk melahirkan inovasi desain yang tidak hanya berorientasi pada aspek teknis, tetapi juga memiliki kedalaman nilai kemanusiaan dan kultural.
Wakil Dekan Bidang Akademik FSRD ISI Yogyakarta, I Gede Arya Sucitra, menyatakan bahwa pembukaan program ini merupakan tonggak penting bagi institusi. “FSRD ISI Yogyakarta dengan bangga mengumumkan Program Studi Magister Desain sebagai langkah strategis memperkuat pengembangan keilmuan, riset, dan inovasi. Kami ingin desain menjadi jembatan antara sains, teknologi, dan seni,” ujarnya.
Menurut Gede Arya, lokasi ISI di Yogyakarta memberikan keuntungan ekosistem yang unik. Mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan tradisi seni yang kuat sekaligus komunitas kreatif internasional yang hidup di kota budaya ini. Hal tersebut diyakini mampu memperkaya pengalaman belajar dan memperkuat kolaborasi lintas disiplin.
Kurikulum dan Akses Lintas Disiplin
Program Magister Desain ISI Yogyakarta dirancang untuk diselesaikan dalam empat semester dengan total beban studi 55 SKS. Kurikulum menitikberatkan pada penguatan metodologi desain, riset akademik, serta penciptaan proyek inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menariknya, program ini terbuka bagi lulusan dari berbagai disiplin ilmu yang relevan, seperti Desain Komunikasi Visual (DKV), Desain Interior, Desain Produk, Desain Media, Animasi, Arsitektur, hingga Desain Mode. Keberagaman latar belakang mahasiswa diharapkan mampu memicu kolaborasi lintas disiplin, yang kini menjadi kunci perkembangan desain kontemporer.
Lulusan Magister Desain ISI Yogyakarta diproyeksikan mengisi posisi strategis di berbagai sektor. Mereka tidak hanya disiapkan sebagai akademisi atau dosen, tetapi juga sebagai peneliti desain di sektor industri, konsultan profesional, hingga manajer tim kreatif di perusahaan berskala nasional maupun global.