FEB UGM Gelar Program Mood Booster, Sarapan Gratis dan Layanan Psikologi Temani Mahasiswa Hadapi UTS

Program sarapan gratis di FEB UGM
Sumber :
  • Dok FEB UGM

SLEMAN, VIVA Jogja - Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan mahasiswa dengan menghadirkan program Mood Booster selama pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Program yang berlangsung pada 6 hingga 17 April 2026 ini menyediakan sarapan gratis dan layanan konsultasi psikologis bagi mahasiswa, sebagai bentuk dukungan agar mereka dapat menjalani ujian dengan kondisi fisik dan mental yang lebih prima.

img_title Mahasiswa Muhammadiyah Aksi Jemur Diri di Titik Nol, Kritik Kebijakan Pemerintah

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UGM, Bayu Sutikno, menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga kesehatan mental mahasiswa. Menurutnya, sarapan gratis membantu menjaga energi dan konsentrasi, sementara layanan psikologi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengelola kecemasan dan tekanan yang kerap muncul saat ujian. “Ini adalah komitmen FEB UGM untuk memberikan semangat kepada mahasiswa agar sukses dalam menempuh ujian,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Program ini mendapat sambutan hangat dari mahasiswa. Dimas Prasetyo, mahasiswa Program Studi Akuntansi angkatan 2025, mengaku terbantu dengan adanya sarapan gratis. Ia menilai program ini tidak hanya mengurangi beban pengeluaran, tetapi juga meningkatkan fokus saat ujian. “Biasanya saya harus keluar uang untuk sarapan, tetapi dengan program ini saya dapat lebih berhemat,” ungkapnya.

img_title Mahasiswa UMY Geruduk Titik Nol, Suarakan Tuntutan Rakyat

Hal senada disampaikan oleh Muhammad Nabil Ramadan, mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi angkatan 2025. Ia menilai program ini sangat bermanfaat, terutama bagi mahasiswa yang tinggal di kos. “Dari skala 1-10, saya memberikan skor 8 untuk program ini karena sangat membantu. Energi lebih terpenuhi sehingga saya tetap bisa menjalani ujian dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Gadiza Mutia Shalahuddin, mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2025, menuturkan bahwa kehadiran sarapan gratis di tengah tekanan ujian memberikan semangat tersendiri. “Di tengah pusingnya belajar, adanya makanan ini memberikan kebahagiaan kecil yang sangat berarti,” katanya.

img_title Gelombang Mahasiswa UII di Titik Nol, Suarakan Krisis Ekonomi

Selain sarapan, layanan psikologi yang disediakan FEB UGM juga menjadi bagian penting dari program Mood Booster. Mahasiswa dapat berkonsultasi dengan psikolog untuk mengatasi rasa cemas, stres, atau gangguan psikologis lain yang mungkin muncul selama ujian. Dukungan ini diharapkan mampu menjaga kondisi mental mahasiswa agar tetap stabil dan fokus.

Halaman Selanjutnya
img_title