Pesona Budaya Sumatera Utara 2026 Meriahkan Malioboro, Yogyakarta

Perhelatan Pesona Budaya Sumatera Utara 2026 di Malioboro
Sumber :
  • jogja.viva.co.id /Cahyo PE

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Minggu, 26 Juli 2026, berubah menjadi panggung besar yang menampilkan kekayaan budaya Sumatera Utara. Ribuan warga dan wisatawan memenuhi kawasan ikonik itu untuk menyaksikan perhelatan Pesona Budaya Sumatera Utara (Sumut) 2026, sebuah acara yang menghadirkan pawai budaya, pertunjukan seni kolosal, hingga atraksi etnis dari tanah Batak dan Sumut.

img_title Destinasi Warisan Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI, InJourney Hadirkan Aktivasi Budaya dan Sport Tourism di Empat Lokasi

Ketua Pembina Pesona Budaya Sumatera Utara untuk Indonesia Istimewa, Dewanto P Siregar, menjelaskan bahwa tahun ini acara digelar dengan tema “Menjaga Warisan, Merayakan Keberagaman”. Tema tersebut dipilih sebagai refleksi atas komitmen menjaga tradisi leluhur sekaligus merayakan pluralitas yang menjadi kekuatan bangsa. Rangkaian acara dipusatkan di sepanjang Jalan Malioboro, mulai dari kawasan DPRD DIY hingga Monumen Serangan Umum 1 Maret, sehingga benar-benar menghadirkan suasana festival budaya di jantung kota Yogyakarta.

Menurut Dewanto, kegiatan ini diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumatera Utara, Pemuda Batak Bersatu (PBB) DIY, serta PBSU. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai simbol persaudaraan antarwarga perantauan dengan masyarakat lokal. “Event ini adalah wujud komitmen nyata dalam merawat warisan nusantara serta mempererat tali persaudaraan antarwarga perantauan dengan masyarakat lokal Yogyakarta,” ungkap Dewanto.

img_title Program Satu Kampung Satu Arsitek Dorong Hunian Sehat dan Berkelanjutan di Yogyakarta

Pesona Budaya Sumut 2026 berlangsung lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya karena mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Yogyakarta, Lanal, Korem, Kodim, Polresta DIY, hingga Mako Rimba. Pengamanan acara juga dilakukan secara ketat oleh Polresta Yogyakarta yang dipimpin Kapolresta Kompol Pol Eva Guna Pandia, Kabinda DIY Brigjen TNI Firyawan, Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut (P) Hendra Siregar, Danrem Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, Dandim Kolonel Inf Arif Setiyono, serta Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo. Kehadiran jajaran pejabat dan aparat keamanan ini memastikan acara berjalan tertib dan kondusif.

Dewanto menekankan bahwa Pesona Budaya Sumut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana promosi budaya dan wisata. Ia berharap Pemerintah Daerah Sumatera Utara lebih tanggap dan memberi perhatian terhadap kegiatan semacam ini, karena secara tidak langsung membawa nama daerah dan masyarakat Batak ke mata wisatawan. “Meski berjalan sukses, kita berharap Pemda Sumatera Utara ke depannya bisa lebih peka terkait kegiatan budaya ini. Event budaya seperti ini sudah membawa nama daerah dan masyarakat Batak di mata wisatawan yang ada di Yogyakarta,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Film Jalan Pulang, Djarum Foundation Ajak Generasi Muda Temukan Kembali Makna Kebaya