Keris Raksasa di Kudus Dikirab Keliling Desa, Membumikan Warisan Keraton Surakarta
- arif
Tradisi kirab Pakasa tidak hanya dilakukan di Desa Margorejo saja. Kirab serupa juga dilakukan di Desa Gondangmanis, Rendeng dan Desa Singocandi.
Di lain sisi, Kepala Desa Margorejo, Sumirkan, menyambut baik tradisi yang masih dirawat oleh Pakasa di Kudus. Ia pun berharap tradisi ini menjadi agenda tahunan.
“Kegiatan ini sudah berlangsung dua kali, dan tahun ini kembali diadakan menjelang Ramadan. Kami mengapresiasi, karena ini adalah kegiatan positif memperkenalkan kembali budaya Jawa yang mungkin sudah banyak dilupakan oleh generasi muda,” terang Sumirkan.
Sumirkan menyebut, kirab budaya ini melibatkan banyak pihak, termasuk pemuda dan pelajar. Bahkan antusiasme warga sangat tinggi.
“Banyak pemuda dari desa kami yang ikut serta menjadi panitia dan pihak SMP 2 Dawe juga ikut memeriahkan,” ungkapnya.
Dalam kirab budaya ini, peserta mengenakan busana adat Jawa lengkap dengan atribut khas keraton. Selanjutnya disusul kirab melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Tahun depan, mungkin kami mengagendakan kirab ini bersamaan dengan acara lain di desa kami. Seperti Festival Durian atau kegiatan budaya lainnya agar semakin meriah,” tambahnya.