Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Membesar, Api Merembet di Gunungan Sampah

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Membesar, Api Terus Merembet
Sumber :
  • VIVA Jogja

SOLO, VIVA Jogja - Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, Rabu (2/9/2026) petang, berkembang cukup cepat. Api berkobar di gunungan sampah Blok D dan masih terlihat menyala hingga malam.

img_title Bukan PWI Biasa, Surakarta Punya Hak Suara di Kongres, Sri Hartanto Jadi Ketua 2026-2031

Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api mudah membesar. Api juga merembet di area persampahan sehingga petugas pemadam kebakaran harus terus melakukan penanganan untuk mengendalikan titik api.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 20.15 WIB menunjukkan kobaran api masih cukup besar di antara tumpukan sampah. Sejumlah kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan dan datang secara bergantian ke kawasan TPA.

img_title UMS dan Krakatau Baja Industri Kembangkan Teknologi Annealing untuk Industri Baja

Belum diketahui jumlah pasti armada yang berada di lokasi karena kendaraan damkar terus keluar-masuk kawasan tersebut untuk mendukung proses pemadaman.

Di tengah upaya petugas mengendalikan api, sejumlah warga sekitar berdatangan ke lokasi. Mereka melihat langsung proses pemadaman dari sekitar area kebakaran.

img_title Jumenengan PB XIV Hangabehi Bukan Sekadar Seremoni, LDA Ungkap Makna Adat dan Hukum

Kehadiran warga membuat petugas juga harus memperhatikan akses kendaraan. Jalur keluar-masuk armada pemadam dijaga agar mobil damkar dapat bergerak dengan lancar dan proses penanganan tidak terganggu.

Ketua RW 039 Mojosongo, Jebres, Andri Priyanto, mengatakan titik kebakaran berada di Blok D, sisi barat TPA Putri Cempo. Lokasinya berada cukup jauh dari permukiman warga.

Andri mengetahui adanya kebakaran sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, dia langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Begitu mengetahui ada kebakaran, saya langsung mengontak Pemadam Kebakaran, armada damkar juga ini sudah mulai berdatangan untuk melakukan pemadaman," kata Andri, Rabu (2/9/2026). 

Menurut dia, api saat itu sudah terlihat di area persampahan dan terus merembet. Kondisi tersebut membuat kebakaran perlu segera ditangani meskipun jaraknya dari permukiman masih cukup jauh.

"Apinya sedang, di Blok D, dekat PLTSa, ini sudah pemadaman tapi merembet, api masih terlihat," ujarnya.

Andri mengatakan sejauh pemantauannya, asap kebakaran belum sampai ke permukiman warga. Namun, angin yang cukup kencang menjadi perhatian karena membuat api lebih cepat membesar.

Permukiman warga sejauh ini disebut belum terkena asap kebakaran. Meski demikian, posisi api yang berada di tengah gunungan sampah membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan intensif.

Halaman Selanjutnya
img_title