39 Agenda Meriahkan HUT ke-74 Kulonprogo

Keterangan pers HUT ke-74 Kulonprogo
Sumber :
  • jogja.viva.co.id/Wuri D

YOGYAKARTA, VIVA Jogja -  Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyiapkan 39 kegiatan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kulon Progo yang berlangsung sepanjang September hingga November 2025.

img_title Semangat Baru Peserta Didik MTsN 1 Kulonprogo: Nilai Kehidupan dari Upacara Bendera

Ketua Panitia HUT ke-74 Kulon Progo yang juga Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan telah dimulai sejak 1 September melalui gelaran Manekawarna 2025. Puncak acara akan digelar pada 15 Oktober 2025, diawali dengan rapat paripurna di Gedung DPRD Kulonprogo dan dilanjutkan dengan upacara peringatan Hari Jadi serta pemecahan rekor MURI untuk flashmob Sugriwa Subali.

“Total ada 39 kegiatan yang kami siapkan untuk memperingati HUT ke-74 Kulonprogo tahun ini,” ujar Triyono dalam jumpa pers di Ruang Sermo, Sekretariat Daerah Kulonprogo, Rabu (17/09/2025).

img_title MGMP PAI SMP di Kulonprogo Dorong Agama Jadi Pusat Aktivitas Pendidikan

Beberapa agenda berskala besar yang akan digelar antara lain Menoreh Art Festival, Arung Progo Festival Tingkat Nasional, dan Kulon Progo International Cycling Festival 2025. Seluruh kegiatan mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi untuk Kulonprogo Harmoni”.

Terkait logo peringatan tahun ini, Triyono menjelaskan bahwa tidak diadakan lomba desain seperti tahun-tahun sebelumnya karena keterbatasan anggaran. Logo yang digunakan merupakan hasil pemberian dari panitia kegiatan Gowes, yang kemudian didesain ulang dengan menambahkan unsur potensi lokal Kulon Progo.

img_title Kulonprogo Siapkan Mitigasi Musim Kemarau 2026, Pemkab Keluarkan Himbauan Kesiapsiagaan

“Memang ada kritik di media sosial terkait logo tersebut, namun kami tetap mengapresiasi dan menjadikannya sebagai masukan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo Agung Setyawan menekankan bahwa tema “Sinergi dan Kolaborasi” mencerminkan semangat kerja sama lintas sektor untuk memberikan kontribusi positif bagi daerah. Sedangkan “Harmoni” menggambarkan cita-cita kehidupan yang seimbang, tenteram, dan sejahtera bagi seluruh warga Kulon Progo.

“Semangat ini kami harap dapat menjadi energi bersama dalam membangun Kulon Progo yang lebih baik,” ujar Agung saat membuka rangkaian Manekawarna awal September lalu.