Uji Coba Malioboro Full Pedestrian 1–2 Desember 2025
- jogja.viva.co.id/ Fuska SE
YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Kawasan Malioboro akan menghadirkan wajah baru pada awal Desember. Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) menggelar Malioboro Culture Vibes sekaligus uji coba jalur pedestrian penuh pada 1–2 Desember 2025.
Kepala UPT Malioboro, Fitria Dyah Anggraeni, menjelaskan bahwa uji coba dimulai Senin, 1 Desember pukul 08.00 WIB hingga tengah malam, lalu berlanjut Selasa, 2 Desember dari pukul 00.01 hingga 23.59 WIB. Selama periode tersebut, Malioboro akan benar-benar bebas dari kendaraan bermotor, kecuali kendaraan darurat, mobil pejabat negara, Bus Transjogja, patroli petugas, serta moda tradisional seperti sepeda, andong, dan becak.
Sebelum aturan diterapkan, Pemkot Yogyakarta telah membagikan kartu akses kepada pelaku usaha dan warga yang tinggal di kawasan Malioboro agar mobilitas mereka tetap terjamin. Bagi pengunjung, pemerintah menyiapkan kantong parkir di sejumlah titik strategis, antara lain Ngabean, Senopati, TKP II Malioboro, Beskalan, Ketandan, dan Menara Kopi Kotabaru.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap uji coba. “Kami ingin memetakan potensi masalah sebelum benar-benar menerapkan Malioboro sebagai kawasan pedestrian penuh,” ujarnya. Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, menambahkan bahwa uji coba ini merupakan langkah “belanja masalah” untuk melihat dampak langsung di lapangan sebelum kebijakan permanen ditetapkan.
Data Pemkot menunjukkan bahwa Malioboro dikunjungi rata-rata 20–25 ribu orang per hari pada akhir pekan, dengan puncak kunjungan mencapai 40 ribu saat libur panjang. Kawasan ini juga menampung sekitar 1.400 pedagang kaki lima resmi yang beraktivitas di sepanjang jalur sepanjang 1,4 kilometer dari Tugu Nol Kilometer hingga Pasar Beringharjo. Untuk mendukung uji coba, kapasitas kantong parkir tambahan diperkirakan mampu menampung lebih dari 2.000 kendaraan roda empat.
Bagi warga dan wisatawan, uji coba ini menjadi kesempatan unik menikmati Malioboro dengan suasana berbeda. Tanpa deru kendaraan, Malioboro akan terasa lebih lega, lebih tenang, dan semakin ramah bagi pejalan kaki. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan budaya yang menjadi bagian dari Malioboro Culture Vibes, menjadikan pengalaman berkunjung lebih berkesan sekaligus memperkuat citra Malioboro sebagai ikon wisata budaya yang ramah lingkungan.