Pemkot Yogya Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Program Wamira
- Humas Pemkot Jogja
Sultan juga mengingatkan bahwa tekanan inflasi hampir selalu meningkat menjelang Ramadan akibat lonjakan permintaan dan mobilitas pemudik. Karena itu, ia menekankan pentingnya intervensi pasar yang tepat lokasi, tepat waktu, dan tepat sasaran, serta optimalisasi cold storage untuk menjembatani surplus dan defisit antar musim.
“Stabilitas harga pangan adalah infrastructure of trust. Tanpanya, pertumbuhan bisa terjadi, tetapi masyarakat tidak pernah merasa aman,” tegas Sultan.
Dengan konsolidasi potensi lokal, penguatan peran BUMD, serta dukungan perbankan daerah, Pemkot Yogyakarta berharap pengendalian inflasi melalui Wamira dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Targetnya, pada akhir 2026, pertumbuhan ekonomi DIY dapat mencapai enam persen.