Respons Cepat Kementerian PU atas Usulan Infrastruktur Bupati Sleman

Paparan pembangunan infrastruktur oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya di KemenPU
Sumber :
  • Dok Humas Sleman

SLEMAN, VIVA Jogja - Upaya Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur di tingkat pusat membuahkan hasil nyata. Setelah melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI di Jakarta, sejumlah langkah konkret segera dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) yang langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei di tujuh daerah irigasi serta 18 talut sungai.

img_title Aktivitas Gunung Merapi Masih Tinggi, BPPTKG Catat Puluhan Guguran Lava dalam Tiga Hari Terakhir

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi atas gerak cepat BBWSSO yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU RI. Menurutnya, anggaran sudah disiapkan dan pengerjaan akan diprioritaskan di titik-titik yang paling memungkinkan untuk segera digarap. Ia menilai respons cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah Sungai Serayu-Bogowonto dan Progo-Opak-Serang.

Selain itu, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU RI juga memberikan tanggapan positif terhadap usulan penanganan jalan. Pemerintah Kabupaten Sleman diminta menyiapkan persyaratan administratif dan teknis melalui sistem Sitia (Sinergitas, Transparansi, Integrasi, Akuntabel) agar proses tender dapat berjalan tepat dan efisien. Harda menegaskan bahwa kerja sama ini membuktikan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pembangunan infrastruktur yang lebih terarah.

img_title Sleman Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman, Sukarmin, menjelaskan bahwa Bupati Sleman telah mengusulkan sejumlah proyek strategis. Di antaranya perbaikan jalan rusak sepanjang lebih dari 490 kilometer, penggantian enam jembatan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi, pembangunan 21 talut pengaman tebing sungai, peningkatan 58 jaringan irigasi, serta pembangunan lima embung baru. Usulan lain mencakup relokasi Pasar Pakem yang dinilai sudah tidak memadai, revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan, serta pembangunan perpustakaan daerah.

Menurut Sukarmin, kontribusi pemerintah pusat melalui Kementerian PU akan membuat pembangunan prasarana strategis di Kabupaten Sleman lebih optimal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Infrastruktur yang memadai tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi, tetapi juga memperkuat daya saing daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman di Tengah Ancaman Kekeringan Musim Kemarau